SuaraBogor.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, gejala utama dari varian baru covid-19 yaitu Omicron yaitu:
- Batuk terus menerus
- Demam/suhu tubuh tinggi
- Kehilangan kemampuan mencium atau merasa
Namun para peneliti yang telah mendata pengalaman ratusan ribu orang dengan Covid mendapati bahwa 5 gejalanya yang paling sering dirasakan mirip dengan pilek:
- Hidung meler
- Sakit kepala
- Kelelahan (ringan maupun berat)
- Bersin
- Sakit tenggorokan
Mengutip BBC Indonesia, jika Anda merasa tidak enak badan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan.
- Banyak istirahat, minum banyak air, dan minum parasetamol atau ibuprofen dapat membantu Anda merasa lebih nyaman.
- Bila batuk terus-menerus, cobalah berbaring di sisi Anda atau duduk tegak daripada berbaring terlentang.
- Duduk, alih-alih berbaring, juga baik jika Anda sedikit kesulitan bernapas.
Anda juga dapat mencoba:
- Bernapas perlahan dengan menghirup udara melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut, dengan bibir dikatup seperti saat meniup lilin
- Rilekskan bahu Anda, sehingga Anda tidak membungkuk, dan condongkan tubuh Anda sedikit ke depan dengan tangan di lutut
- Menurunkan pemanas sedikit dan membiarkan udara segar masuk rumah
- Beberapa orang barangkali sudah memiliki (atau ingin membeli) gawai yang disebut oksimeter yang dapat memeriksa tingkat oksigen dalam darah.
- Ini dapat menjadi pengukuran yang berguna, seperti halnya mengecek suhu tubuh Anda dengan termometer.
- Rendahnya kadar oksigen dalam darah bisa menjadi tanda bahwa kondisi Anda semakin buruk.
- Pembacaan 95 ke atas adalah normal. Jika turun ke 93 atau 94 dan tetap seperti itu satu jam kemudian, hubungi dokter Anda untuk meminta saran.
- Jika angkanya 92 ke bawah (pada perangkat yang disertifikasi dengan tanda CE dan Anda menggunakannnya sesuai instruksi), pergilah ke rumah sakit atau hubungi ambulans.
Satu hal yang sudah jelas, menjauhlah dari orang lain supaya tidak menularkannya kepada mereka.
Terkait kesehatan Anda sendiri, inilah yang direkomendasikan oleh para ahli.
Beritahu keluarga dan teman-teman
Jangan menderita dalam diam. Beri tahu orang lain bahwa Anda terkena Covid. Mereka mungkin dapat membantu membawakan makanan ke depan pintu Anda dan menghubungi Anda untuk mengecek keadaan Anda.
Di banyak negara ada sukarelawan yang mungkin dapat membantu saat Anda isolasi mandiri di rumah, untuk urusan-urusan seperti berbelanja dan mengumpulkan obat-obatan.
Beristirahatlah
Bahkan dengan varian virus yang lebih baru seperti Omicron dan Delta, kebanyakan orang akan mengalami gejala ringan atau tanpa gejala dan akan dapat melalui masa infeksi dengan aman di dalam rumah.
Ketahui kapan harus mendapatkan bantuan
Jika Anda ingin beberapa saran tambahan, Anda bisa mencoba menelepon atau menghubungi apotek secara online. Situs web WHO juga punya banyak informasi tentang Covid.
Beberapa orang dengan Covid akan membutuhkan perawatan medis, yang mungkin termasuk rawat inap di rumah sakit.
Layanan kesehatan di beberapa negara juga menawarkan beberapa pasien berisiko tinggi pil yang dapat mereka bawa di rumah untuk membantu mengurangi risiko infeksi mereka menjadi lebih serius.
Berita Terkait
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
-
Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator
-
Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan