SuaraBogor.id - Artis blasteran Prancis-Indonesia, Millen Patricia sempat menceritakan perjalanan pindah agama dari Kristen ke Islam setelah mendapat mimpi didatangi seorang kakek. Pemeran Olive dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan itu mulai tertarik untuk pindah keyakinan sejak 2014.
Kala itu, Millen kehilangan kedua orang tua untuk selama-lamanya. Ia mengaku depresi dan banyak bermain dengan teman-teman muslim. Lantas, apa yang membuat Millen Patricia mantap memeluk agama Islam? Simak ulasan berikut.
Millen Patricia mendapat mimpi sebanyak tiga kali sebelum mantap menjadi seorang mualaf. Namun, ia tidak ingat jelas dengan ketiga mimpi tersebut.
“Tiga kali mimpinya berbeda, tapi didatangi oleh orang yang sama, orangnya enggak kelihatan jelas. Mimpinya terjadi setiap awal bulan, tanggal 1 Juli Millen mimpi, terus selang sebulan tanggal 1 Agustus mimpi lagi,” kata Millen Patricia melansir YouTube Jempolan pada Jumat (24/12/21).
Baca Juga: 7 Anak Artis Blasteran Belanda Jadi Idola Warganet, Terbaru Bayi Sule
Hanya saja di mimpi ketiga, Millen Patricia mengaku didatangi seorang kakek saat sedang depresi. Dalam mimpinya, kakek tersebut meminta cewek 22 tahun itu untuk menunaikan ibadah salat.
“Mimpi yang terakhir itu Millen mimpi lagi duduk di teras lagi nangis, lagi benar-benar down banget, depresi, curhat sama diri sendiri lah ibaratnya. Didatangi sama kakek-kakek, kakakenya ngomong katanya ‘salat deh coba, rasain gimana’,” ujarnya.
Setelah memutuskan untuk memeluk agama Islam, hidup Millen Patricia menjadi lebih tenang. Ia mengaku lebih bersyukur setelah menjadi seorang mualaf.
“Alhamdulillah tenang banget, lebih yakin, lebih tahu bagaimana caranya mensyukuri kehidupan. Lebih tahu bagaimana caranya untuk berpegang teguh sama prinsip sendiri, dan lebih mandiri sih, lebih ngerasa kayak lebih bisa sendiri,” tuturnya.
Diketahui, Millen Patricia lahir dari orang tua beda agama. Ayahnya merupakan seorang Nasrani yang akhirnya memeluk agama Islam seperti ibundanya. Sejak kecil, Millen diurus oleh sang nenek yang beragama Kristen.
Baca Juga: Ramai Isu Mualaf, Naysila Mirdad Pamer Rayakan Natal Bareng Teman
“Kalau papah Nasrani tapi papah pindah ke agama Islam karena ikut mamah. Tapi pada saat itu aku masih direbut sama nenekku, jadi nenekku mau aku ikut Nasrani juga ikut agamanya,” ungkap Millen dalam YouTube STARPRO Indonesia.
Berita Terkait
-
Berkah Ramadan! Ayah Miliano Jonathans Menjadi Mualaf, Anaknya Calon Timnas Indonesia Bakal Nyusul?
-
Kisah Spiritual Sang Pro Player Mobile Legends RRQ Skylar Yang Pilih Jadi Mualaf
-
Akhirnya Baikan Usai Huru-hara Pindah Agama, Bobon Santoso Minta Istrinya Jangan Diprovokasi: Dia Sudah Paham
-
2 Pemain Timnas Indonesia Pindah Agama Masuk Islam, Salah Satunya Pemain Keturunan Andalan Shin Tae-yong
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Puasa di Ramadhan 2025, Ada yang Pindah Agama Masuk Islam
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman