SuaraBogor.id - Kenaikan cukai membuat harga rokok terus melambung seiring kebijakan pemerintah saat ini. Bahkan, diprediksi harga rokok naik pada tahun depan atau 2022.
Hal itu membuat kaum muda memutar otak, salah satunya dengan melinting tembakau sendiri.
Salah satu toko yang menjual tembakau di Kota Bogor adalah Saras Tingwe (Sari Rasa Linting Ndewe) yang berada di Jalan Raya Cilebut, Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Owner Saras Tingwe Dira menyampaikan, dirinya menjual segala jenis rasa seperti, Original, Aroma, racikan pabrikan, dan Nusantara.
“Kalo aroma, kami ada banana, bubble gum, vanilla ice, lychee, green tea dan masih banyak lagi, yang Racikan Pabrikan ada Samsu, Sampurna Mild, Marlboro, lalu Nusantara dan best sellernya ada Gayo, Darmawangi, Kasturi Lombok dan masih banyak lainnya,” kata Dira kepada wartawan, Rabu (29/12/2021).
Lebih lanjut, Dira menjelaskan, rokok linting lebih murah ketimbang harus merogoh kocek untuk membeli rokok kemasan pabrik.
“Harganya beragam sesuai jenis tembakau yang dikonsumsi, paling murah antara R 8 ribu hingga Rp30 ribu per 50 gram sampai 100 gram, kalo dilinting bisa jadi kurang lebih 40 sampai 50 batang rokok,” jelasnya.
Selain menjual tembakau, Saras Tingwe menjual alat linting, kertas papir, korek, filter, tempat rokok dan pipa rokok.
“Saking banyaknya rasa dan jenis tembakau, kami biasanya memberikan tester, agar konsumen mendapatkan selera tembakau yang dinikmati,” imbuhnya.
Baca Juga: Daya Beli Turun tapi Belanja Rokok Warga Bogor Malah Naik
“Semoga kami dapat tetap melestarikan budaya, dan bisa memperkenalkan tembakau-tembakau yang ada di Indonesia, serta memajukan petani-petani di Indonesia, ” tukasnya.
Berita Terkait
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Kontribusi Rp 710 Triliun ke PDB, Industri Hasil Tembakau Minta Kebijakan Lebih Adil
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Regulasi Terlalu Restriktif Dinilai Berpotensi Picu PHK, Petani Tembakau Ikut Terdampak
-
Lebih dari 500 Regulasi Kepung IHT, Ancaman PHK dan Kemiskinan Mengintai
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa