SuaraBogor.id - Partai PDI Perjuangan lewatk Ketua DPD Jawa Tengah, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, mengatakan tak masalah Gibran Rakabuming Raka maju pada Pilkada Jateng.
"Boleh boleh saja (survei)," kata Bambang Pacul di Solo, Kamis (20/1).
Dia mengatakan, sesuai dengan aturan maka siapa pun boleh mencalonkan, dipilih, maupun memilih pada pelaksanaan pilkada.
"Namun di situ kan ada aturan tambahannya, misalnya UU Pilkada harus didukung minimal 20 persen dari partai maupun gabungan partai," ujarnya.
Menurut Bambang, bukan perkara sulit untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung PDIP. Pasalnya, Jawa Tengah merupakan basis banteng.
Dia berpendapat untuk memilih pemimpin maka harus dilihat rekam jejak yang bersangkutan.
"Kalau TNI, Polri itu kan sistemnya terlihat jelas. Namun melihat track record (rekam jejak) seseorang kan gampang. Di situ akan muncul tiga hal, yakni integritas, kompetensi, dan kapasitas," jelasnya.
Menurut dia, kapasitas seseorang akan terlihat bagaimana orang tersebut menghadapi sebuah masalah.
Sebelumnya, pada hasil survei Charta Politika Indonesia yang beredar di sejumlah media sosial beberapa waktu lalu menempatkan Gibran Rakabuming di posisi teratas untuk elektabilitas tokoh di Jawa Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Intip 5 Pilihan Sepeda yang Cocok dengan Gaya Hidup ASN
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana