SuaraBogor.id - Pemain keturunan Indonesia, Sandy Walsh bermain 90 menit saat membela KV Mechelen menghadapi raksasa Liga Belgia, Anderlecht, Senin (24/1) dinihari WIB.
Melawan Anderlecht di Achter de Kazerne dalam lanjutan Liga Belgia pekan ke-23, Sandy Walsh dkk menyerah dengan skor 0-1 lewat gol yang dicetak oleh Joshua Zirkzee pada menit ke-23.
Kekalahan ini membuat KV Mechelen kini hanya bertengger di peringkat ke-7 klasemen Liga Belgia dengan koleksi 33 poin.
Laga melawan Anderlecht sendiri menjadi pertandingan pertama Sandy Walsh setelah pada laga akhir tahun lalu melawan RFC Seraing, ia tak dimainkan oleh pelatih Wouter Vrancken.
Baca Juga: Segera Gabung ke Timnas Indonesia, Mees Hilgers Makin Moncer di Liga Belanda
Dikutip dari data Whoscored, Sandy Walsh yang ditempatkan sebagai full back sebenarnya bermain tidak buruk amat-amat.
Pemain keturunan Indonesia itu selama 90 menit mendapat nilai 6.0. Nilai yang sama juga didapat oleh rekannya, Kerim Mrabti yang berposisi sebagai gelandang sayap tersebut.
Selama 90 menit bermain, Sandy Walsh tercatat lepaskan 70 persen passing akurat. Sayangnya sebagai seorang full back, permainan Sandy untuk naik membantu serangan tidak terlalu optimal. '
Ia tak mampu melepaskan umpan crossing ke lini depan selama pertandingan melawan Anderlecht. Hasil ini membuat Mechelen mengalami 4 kekalahan dari 5 pertandingan terakhir.
Setelah laga melawan Anderlecht, Sandy Walsh dkk pada akhir Januari ini akan menghadapi Standar Liege.
Baca Juga: Giring Ganesha Sebut Firaun Gemar Mengundang Orang Pesta, Sindir Anies Baswedan dan Band Nidji?
Sebelumnya nama klub Sandy Walsh, KV Mechelen sempat disinggung oleh Exco PSSI, Haruna Soemitro.
"Say sorry, contoh Sandy Walsh. Meskipun dia bermain di klub Eropa, di klub apa antah-berantah di sana, tapi begitu dia dapat label tim nasional value dia akan melejit luar biasa," kata Haruna di YouTube JPNN.COM.
Berita Terkait
-
Fun Fact: Ole Romeny Jago Gocek Belajar dari Sosok Bukan Pemain Sepak Bola, Siapa?
-
Maarten Paes Bongkar Taktik Gagal Total Patrick Kluivert saat Dibantai Australia: Hampir Tidak Bisa
-
Emil Audero Yakin Geser Maarten Paes di Timnas Indonesia 3 Bulan Lagi
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB