"Tahun 2024, insyaallah kita doakan pak gubernur sebagai salah satu representasi dari generasi X yang insyaallah akan memimpin bangsa Indonesia kedepan yang saat ini kita doakan juga pak gubernur sukses mengemban amanah hingga di ujung nanti," kata Bima.
Sampai sejauh ini, Bima mengatakan, PAN pun masih terbuka menjalin komunikasi dengan partai lain dalam menentukan calon yang tepat dalam pertarungan politik tersebut.
Bima juga menyampaikan partai berlambang matahari putih itu memiliki tokoh internal yang dijagokan untuk Pilpres 2024, yakni ketua umumnya Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir yang saat ini masih mengisi kepemimpinan nasional.
"Tentu pada saatnya PAN akan menentukan, bisa salah satu dari mereka atau bahkan di luar dari mereka, masih panjang," katanya.
Dalam simulasi koalisi parpol yang dilakukan oleh lembaga Politika Research and Consulting (PRC), Ridwan Kamil menjadi tokoh yang paling diterima untuk menjadi calon presiden (capres) dalam semua poros koalisi partai politik kemungkinan terbentuk pada Pilpres 2024.
Sebelumnya, survei simulasi yang dirilis lembaga Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) menempatkan paslon Ganjar-RK unggul elektabilitas 32,1 persen. Sedangkan, Prabowo-Puan di posisi kedua dengan 25,7 persen, dan Anies-AHY 23,7 persen.
Ini deretan partai politik yang sudah siap atau yang memberikan sinyal dukungan:
1. PKB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan partainya membuka pintu lebar untuk Ridwan Kamil bergabung. Bagi PKB, prinsipnya pemikiran Ridwan Kamil searah dengan cita-cita PKB.
2. PKS
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut partainya memiliki kedekatan dengan Ridwan Kamil.
Apakah berarti PKS akan mendukung Ridwan Kamil maju ke pemilu presiden, Mardani mengatakan partainya selalu berkomunikasi dengan berbagai pihak.
PKS mengapresiasi keberanian Ridwan Kamil menyatakan secara terbuka maju ke pemilu presiden dan wakil presiden.
3. PAN
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga juga mengatakan partainya, khususnya Zulkifli Hasan, dekat dengan Ridwan Kamil.
“Ketua Umum PAN Bang Zulkifli Hasan dan Kang Emil adalah sohib dekat, teman dekat sejak lama. Makanya bagi PAN, Kang Emil kita anggap bukan orang lain, tetapi sudah menjadi saudara sendiri,” kata Viva.
Berita Terkait
-
Kerap Bikin Kontroversi, Legislator PDIP Anggap Permintaan Maaf Edy Mulyadi usai Hina Kalimantan Sangat Tidak Sopan
-
Minta Arteria Dahlah Dipecat, Koalisi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Bakal Datangi Markas PDIP Rabu Besok
-
Pembangunan Stadion JIS Nyaris Rampung, Kader Parpol Ini Bicara Peluang Kampanye di Sana
-
Disebut Masuk dalam Bursa Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ridwan Kamil: Tunggu Pengumuman Presiden Jokowi
-
Megawati Pernah Ancam Kadernya Jika Berani Lakukan Hal Ini ke SBY
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video