SuaraBogor.id - Dukungan demi dukungan untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres 2024) mulai muncul di Bogor, Jawa Barat. Seperti dukungan untuk Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, da Puan Maharani.
Kali ini, dukungan untuk maju Pilpres 2024 muncul di Bogor untuk Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri. Spanduk tersebut mengatasnamakan Masyarakat Islam Bogor (MIB).
“Indonesia bersih dan transparan tanpa korupsi, Indonesia bersih dan nyaman kalau presidennya Bpk. Firli Bahuri,” demikian tulisan salah satu spanduk yang terpasang di Kawasan Baranangsiang, Kota Bogor.
Di lokasi lain tepatnya di Keluarahan Katulampa, Bogor Timur juga terpampang spanduk lain dengan narasi.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Hari Raya Imlek, Gubernur Anies Baswedan: Ini Tahun Penyemangat Persatuan
“Presiden Indonesia yang diharapkan masyarakat itu pasti Harus berani memberantas korupsi seperti Bpk. Firli Bahuri”.
Hidayat, salah satu warga Bogor yang biasa melintasi jalan kawasan itu menyatakan spanduk tersebut diperkirakan mulai terpasang pada Minggu malam.
Namun, demikian dirinya mengakui tidak merasa risih dengan keberadaan spanduk tersebut.
“Tidak apa-apa, siapapun berhak menjadi calon presiden, menjadi pemimpin di negara ini. Kan terserah masyarakat nanti memilih siapa,” katanya, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Selasa (1/2/2022).
Hidayat sendiri mengaku tahu nama Firli Bahuri yang merupakan Ketua KPK.
“Sering melihat di TV kalau ada penangkapan korupsi, beliau ketuanya KPK kan,” terangnya.
Sementara itu, Isa Ansori yang mengaku sebagai relawan Masyarakat Islam Bogor (MIB) mengatakan bahwa, dirinya sengaja memasang spanduk tersebut untuk menyampaikan aspirasi mengenai sosok yang menurutnya tepat memimpin Indonesia yang masih terus dihadapkan pada masalah korupsi.
“Selama ini korupsi masih menjadi masalah serius di negeri ini, saya melihat ketua KPK sekarang Pak Firli Bahuri memiliki komitmen yang kuat dalam memberantas korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Bayangkan beliau difitnah dan dituding akan membuat KPK menjadi lemah, kenyataanya bisa kita lihat sekarang korupsi tetap dibabat habis,” katanya.
Terkait dengan aksi pemasangan spanduk, Isa mengaku hal tersebut merupakan inisiatif dirinya bersama relawan yang lain agar masyarakat tahu dan melek politik termasuk agenda pilpres 2024 mendatang.
“Ya masyarakat harus tahu ada figur lain yang menurut kami beliau sangat tepat. Kan semua juga punya hak. Kenapa harus ketua partai atau elit politik saja yang balihonya banyak dipasang sana-sini. Ini murni kita gerak sendiri atas kesadaran sendiri mendesak Pak Firli maju di Pilpres 2024,” tegas Isa.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Sempat Menginap Satu Hotel dengan Lisa Mariana
-
Rumah Tangga Ridwan Kamil Disebut Renggang, Diduga Gegara Isu Ani-ani
-
Tak Gentar Desakan Lisa Mariana, Ridwan Kamil Siap Lakukan Tes DNA
-
Puan Maharani Beberkan Kapan Megawati Akan Bertemu Prabowo
-
Kondisi Rumah Tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya usai Isu Selingkuh dengan Lisa Mariana
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai