“Barang siapa yang membaca surat Al-kahfi pada hari jum’at maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari jum’at, dan diampuni dosanya antara dua jum’at.”(HR. Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad. Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)
Demikian beberapa keutamaan membaca Surah Al Kahfi pada hari jum'at, semoga menjadi motivasi kita untuk selalu istiqomah mengamalkan ajaran ajaran baik ini. Wallahu A'lam Bis Showab.
Berikut ini bacaan latin Surat Al Kahfi ayat 1-10 dan artinya:
1. Al-hamdu lillaahillazii anzala ‘alaa ‘abdihil-kitaaba wa lam yaj’al lahu ‘iwajaa
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok.
2. Qayyimal liyunzira ba`san syadiidam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`miniinallaziina ya’malunas-saalihaati anna lahum ajran hasanaa
Artinya: sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik.
3. Maakisiina fiihi abadaa
Artinya: mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Bulan Rajab, Lengkapi Ibadah dengan Berpuasa Demi Ridho Allah SWT
4. Wa yunzirallaziina qaaluttakhazallaahu waladaa
Artiny: Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak."
5. Maa lahum bihii min ‘ilmiw wa laa li`aabaa`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwaahihim, iy yaquluna illaa kazibaa
Artinya: Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.
6. Fa la’allaka baakhi’un nafsaka ‘alaa aasaarihim il lam yu`minu bihaazal-hadiisi asafaa
Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).
Berita Terkait
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Gus Kautsar Klarifikasi soal Namanya di Buku Islam ala Prabowo
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir