SuaraBogor.id - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi makam porak poranda diduga dibongkar viral di media sosial.
Video viral itu diunggah akun Tiktok @bangsaonline. Dalam narasinya, tertulis 'Meninggal malam Jumat Legi tali pocong jenazah warga Sidoarjo raib dicuri orang'.
Informasi yang didapat, makam dibongkar itu berada di Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dalam video itu terlihat makam bekas dibongkar dan jenazah almarhum yang wafat terlihat jelas. Peristiwa pencurian tali pocong terjadi Selasa (8/2/2022).
Mengutip Bogordaily -jaringan Suara.com, Alam (28), warga Desa Tulangan menceritakan, hilangnya tali pocong almarhum Siti Kalsum warga Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu warga yang bernama Masama sekitar pukul 05.30 WIB.
Ia melihat ada satu makam dengan kondisi terbongkar.
“Pertama kali saya dengar kabar itu dari tetangga saya, katanya ada makam yang dibongkar dan dicuri tali pocongnya,” katanya.
Pencurian tali pocong itu itu pun kemudian dilaporkan kepada juru kunci makam. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar ada yang membongkar makam dan mengambil tali pocong jenazah yang meninggal pada Kamis sore, 3 Februari 2022 atau malam Jumat Legi.
“Ada yang ngambil tali pocong almarhumah mungkin dibuat ngilmu, karena meninggalnya malam Jumat Legi,” paparnya.
Baca Juga: Sapi Lepas di Banyuwangi dan Memasuki Toko Roti, Warganet: Sapi Juga Butuh Healing
Alam menambahkan, makam almarhumah Siti Kalsum sebenarnya sudah dijaga setiap malam sejak dikuburkan. Namun, sekitar pukul 02.00 WIB, penjaga pulang meninggalkan makam dan sekitar pukul 05.30 WIB, makam diketahui telah dibongkar.
“Pagi ketahuan sudah rusak dan tali pocong hilang dua,” terangnya.
Setelah kejadian pencurian tali pocong itu, keluarga menerima dengan ikhlas. Tali pocong bagian atas dan bawah yang hilang akhirnya diganti baru. Selanjutnya makam almarhumah Siti Kalsum sudah dirapikan kembali.
Hingga kini belum diketahui pasti tujuan pelaku mencuri tali pocong. Namun, kuat dugaan tali pocong yang dicuri digunakan untuk ilmu mistis.
Sementara itu hingga Rabu, Februari 2022 malam, video sudah diputar 1,3 juta kali dan mendapat lebih dari 2 ribu komentar warganet. Sebagian besar warganet menyangkan aksi pencurian tali pocong itu.
“Kalau di desaku yang meninggal Jumat Legi makamnya dijaga tujuh hari tujuh malam sama pihak keluarga dan sukarelawan,” ucap seorang warganet.
Berita Terkait
-
Curhat Perselingkuhan Ayus dan Nissa Sabyan ke Maia Estianty Viral, Ririe Fairus Minta Maaf
-
Niat Sembunyi dari Polisi karena Tak Pakai Helm, Penumpang Motor Ini Pasrah Usai Lihat Isi Mobil di Sebelahnya
-
Sapi Lepas di Banyuwangi dan Memasuki Toko Roti, Warganet: Sapi Juga Butuh Healing
-
Nyesek Lihatnya! Demi Bisa Nonton TV, Anak Ini Harus Ngintip Rumah Tetangga Tiap Malam
-
Perempuan Ini Pamer Foto Bareng Marc Marquez di Lombok, Kolom Komentar Auto Digeruduk Warganet
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
4 Rekomendasi Pompa Angin Injak Terbaik Penyelamat Ban Kempes
-
3 Wisata Alam di Cibinong untuk Healing Singkat Akhir Pekan
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran