SuaraBogor.id - Rizky Billar baru-baru ini angkat suara soal kado pernikahan dirinyya dengan Lesti Kejora dari Doni Salmanan. Doni Salmanan belakangan masih jadi perbincangan lantaran status tersangka atas kasus penipuan berkedok trading binary option Quotex.
Rizky Billar dan Lesti Kejora mengaku siap memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait dirinya yang diberi hadiah pernikahan dari Doni Salmanan. Mereka pun mengaku siap menyerahkan uang yang diberikan Doni Salmanan dan bersedia memenuhi panggilan polisi.
Meski demikian, Rizky Billar menekankan dirinya hanya menerima uang Rp20 juta sebagai kado pernikahan dari Doni Salamanan.
"Saya dan istri telah menerima surat panggilan dari bareskrim terkait penyelidikan kasus mas DS yang nama beliau sempat memberikan kami amplop sebagai hadiah pernikahan senilai 20 juta rupiah," ungkap Billar pada Jumat (18/3/2022).
"Sebagai warga negara yang baik, kami akan kooperatif dengan memenuhi panggilan tersebut serta bersedia mengembalikan uang yang telah diberikan saudara DA kepada kami ke pihak yang berwenang," tambahnya.
Rizky Billar pun mengunggah komentar netizen yang sempat mempertanyakan kado yang diterima orangtua Baby Leslar ini sebesar Rp1 miliar.
"Nah kata siapa tuh 1 M," komentar netizen.
Ia menyebut selama ini netizen banyak yang terbawa isu kurang bertanggung jawab.
"Kata media yang tidak bertanggung jawab dan netizen yang menelan bulat-bulat sebuah berita," tegas Billar.
Baca Juga: Terungkap, Rizky Billar Beberkan Amplop Pemberian Doni Salmanan Ternyata Ngga Sampai Rp1 Miliar
Rizky Billar sebelumnya tak banyak mengomentari kasus Doni Salmanan karena takut pernyataannya dipelintir.
"Saya enggak mau komentar soal itu, nanti dipelintir omongan saya," tutur bintang sinetron Jodoh Wasiat Bapak ini.
Berita Terkait
-
Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan
-
Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar
-
Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan
-
WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina
-
Kasus Karhutla Meledak, Bareskrim Polri Jerat 20 Korporasi dan Ratusan Tersangka
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah