SuaraBogor.id - Suarabogor-Curug Citambur adalah air terjun cantik yang dimiliki Kabupaten Cianjur. Air terjun yang terletak di Desa Karangjaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, ini mengalir dari ketinggian tebing mencapai 100 meter. Alirannya memiliki beberapa undakan dengan dominasi undakan tertinggi yang memiliki debit air paling besar. Letaknya berada di dua sisi tebing yang penuh dengan hamparan rumput dan aneka vegetasi liar.
Meskipun pengunjung harus melakukan perjalanan yang tidak mudah dan cukup lama untuk menuju ke sana, obyek wisata itu selalu saja ramai dikunjungi. Lalu apa saja sebenarnya daya tarik Curug Citambur? Berikut ulasannya.
1. Alam Masih Asri
Lingkungan Curug Citambur masih sangat alami. Udaranya pun sangat sejuk karena berada di dataran tinggi serta dikelilingi pepohonan rindang. Lokasi Curug Citambur yang “tersembunyi”, berada di balik tebing Gunung Lemo, gunung tersebut membentang dari wilayah Rancabali hingga Pasir Kuda konon katanya menyerupai huruf L. Keadaan alamnya akan membuat Anda betah untuk tinggal berlama-lama. Curug Citambur tempat yang tepat untuk mengajak anggota keluarga menikmati akhir pekan di alam terbuka.
2. Air Terjun Megah
Curug Citambur berdiri dengan megahnya dengan ketinggian sekitar 130 meter dan memiliki 2 tingkatan air terjun. Tingkatan air terjun yang pertama sangat tinggi, sekitar 100 meter. Airnya mengalir deras sehingga menciptakan uap air tipis di sekitar jatuhnya air. Saking derasnya, tempias air dapat terasa dari jarak 50 meter di sekitar curug. Hawa dingin dan sejuk akan langsung menerpa begitu memasuki kawasan wisata ini.
3. Kolam Alami
Ada kolam alami di bawah air terjun Citambur. Kolamnya tak terlalu lebar dan airnya langsung mengalir membentuk air terjun mini. And dapat bermain air di sekitar aliran air terjun yang alirannya sangat jernih ini. Namun Anda harus siap dengan kondisi air yang cukup dingin menusuk tulang.
4. Bertabur Spot Foto
Pengelola Curug Citambur sudah menyediakan beberapa spot foto yang kece banget untuk berfoto,. Lokasi foto yang paling terkenal ialah spot rumah terbalik. Terdapat kontruksi rumah dengan posisi berbeda dari biasanya, yakni posisinya terbalik, di mana atapnya berada di bagian bawah. Banyak pengunjung yang mengabadikannya dalam sebuah foto maupun video. Selain itu ada pula spot foto sebuah gardu pandang dengan latar Curug Citambur, rumah pohon, menyerupai sebuah gapura yang bertuliskan Curug Citambur, serta beberapa spot foto lainnya. Untuk mengakses spot foto, pengunjung harus membayar Rp5.000.
5. Perjuangan Menuju Lokasi
Menikmati Curug Citambur tak semudah kelihatannya. Meski berada di area yang relatif bisa dijangkau kendaraan, akses jalannya belum terlalu baik. Wisatawan akan menemukan kondisi jalan rusak, curam, dan bebatuan ketika memasuki Desa Karangjaya. Setelah tiba di gerbang masuk dan memarkirkan kendaraan, pengunjung masih harus berjalan kaki ke lokasi air terjun. Jaraknya bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 15 menit. Tetapi rasa lelah akan langsung hilang dan terbayar oleh pemandangan air terjun dan bentang alam yang memukau.
Pemandangan menakjubkan Curug Citambur semakin lengkap dengan hijaunya rerumputan dan pepohonan yang menyelimuti tebing di sekitarnya. Biasanya, pemandangan terbaik ada awal musim hujan. Permukaan tanah dan bebatuan tebing yang kecokelatan pada musim kemarau akan ditutupi oleh karpet hijau alami.
Itu dia sejumlah daya tarik Curug Citambur. Untuk menikmati pesona air terjun satu ini, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp10.000 sebagai tiket masuk. Curug Citambur buka setiap hari dan 24 jam nonsetop. Waktu kunjungan terbaik adalah pada awal musim hujan agar bisa melihat panorama yang maksimal. Yuk berangkat!
Sumber:
Berita Terkait
-
Potret Kawah Putih yang Airnya Menyusut hingga 70 Meter
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei