SuaraBogor.id - Pedangdut legendaris Rhoma Irama kembali ke Partai Golkar setelah sempat hijrah ke partai politik lain.
Pengamat politik Robi Nurhadi menyebutkan kembalinya Rhoma Irama ke Partai Golkar menjadi bukti bahwa Airlangga Hartarto sebagai pemimpin pemersatu.
“Ini menandai prestasi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai pemimpin pemersatu”, ujarnya, di Jakarta, Selasa (26/4/2022) dikutip dari Antara.
Menurut dia, Ramadhan 1443 H menjadi berkah Partai Golkar dengan kembalinya Rhoma Irama ke partai ini. Menurutnya, tidak mudah bagi seorang tokoh publik, masuk partai atau kembali ke partai.
"Selama Airlangga Hartarto, beberapa tokoh publik yang berpotensi sebagai pendulang suara besar kembali ke Golkar. Sebelum Rhoma Irama, ada Yuddy Chrisnandi yang pernah menjadi Menpan RB dan Dubes RI untuk Ukraina. Belum lagi tokoh-tokoh lainnya di daerah-daerah se-Indonesia," katanya.
Robi menjelaskan bahwa fenomena "Turn Back To Golkar" ini bisa mendekatkan profil kepemimpinan Airlangga Hartarto dengan Akbar Tandjung yang mampu mempertahankan Golkar di tengah tekanan politik yang hampir meruntuhkan Golkar pada awal Reformasi dulu. Moto "Bersatu untuk Maju" begitu populer di masa Akbar Tandjung.
“Kalau kembalinya Rhoma Irama diikuti tokoh-tokoh lainnya, maka era kepemimpinan Airlangga Hartarto bisa dikenal dengan "Turn Back To Golkar Era" dengan makna dua, yaitu kembalinya tokoh-tokoh politik yang matang dan kembalinya Golkar sebagai pemenang pemilu," kata dia.
Robi menilai potensi kembali ke partai Golkar tersebut besar karena publik sudah bisa menilai kapasitas partai yang ada sekarang, baik partai pemenang utama, partai papan tengah, maupun profil partai oposisi.
Sebagaimana diketahui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengonfirmasikan bahwa Rhoma Irama telah kembali ke Partai Golkar.
“Senior kita, Kiai Haji Rhoma Irama adalah kader Golkar. Sempat hijrah ke sana ke mari sebelum akhirnya kembali ke Partai Golkar," kata Airlangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi
-
Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor