SuaraBogor.id - Nama Ade Yasin baru-baru ini menjadi perhatian publik, pasalnya, Bupati Bogor tersebut dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Nah, kekinian banyak yang mencari tahu sosok politisi PPP tersebut. Berikut ini Suarabogor.id akan mengulas Profil Bupati Bogor Ade Yasin.
Mengutip dari berbagai sumber, Ade Yasin menjabat Bupati sejak tahun 2018 lalu yang mana adik kandung mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin.
Pada 2018, Ade Yasin bersama pasangannya Iwan Setiawan, mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Bogor untuk Pilkada 2018.
Baca Juga: OTT KPK Jelang Lebaran: Bupati Bogor Ade Yasin Masih Diperiksa
Ketika itu mereka mendapat nomor urut dua, dan memenangkan pemilu setelah meraih suara terbanyak (41,12 persen) sekaligus mengalahkan empat calon pasangan lainnya.
Perolehan suara itu membuat banyak pihak terkagum-kagum dengan sosok Ade.
Sebelum menjadi Bupati Bogor Ade Yasin terlebih dahulu menjadi pengacara 11 tahun dan menduduki beberapa posisi penting antara lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor pada periode 2009- 2014. Selanjutnya, pada 2014-2018, ia kembali menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Pengalaman sebagai pengacara selama 11 tahun, juga menjadi Anggota DPRD selama dua periode, membuat Ade Yasin memiliki banyak koneksi.
Nama : Hj. Ade Munawaroh Yasin, S.H., M.H.
Baca Juga: Kena OTT Jelang Sepekan Lebaran, Nasib Bupati Ade Yasin Ditentukan KPK Selama 1x24 Jam
Tempat dan Tanggal Lahir : Bogor, Jawa Barat, 29 Mei 1968
Pasangan : Aiptu H. Yanwar Permadi
Anak : Nadia Hasna Humairah Naufal Hilmi Ikhsan
Alamat Kantor : Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Jawa Barat
Partai Politik : Partai Persatuan Pembangunan
Pekerjaan : Politisi
Sebelumnya, Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Ade Yasin dan anggota BPK Perwakilan Jawa Barat dikabarkan terjaring dalam OTT pada Selasa (26/4/2022) malam hingga Rabu (27/4/2022) pagi tersebut.
Berita Terkait
-
Pakar Jelaskan Alasan KPK Tak Perlu Ikuti RUU KUHAP Soal Penyadapan
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
KPK Undur Batas Waktu Penyampaian LHKPN Bagi Pejabat Hingga 11 April 2025
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
-
KPK Buka Layanan Kunjungan dan Pengiriman Barang untuk Tahanan pada Hari Raya Idulfitri
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai