SuaraBogor.id - Buntut dari popularitas King Faaz yang semakin meningkat membuat kontroversi Galih Ginanjar kembali diperbincangkan. Belakangan, King Faaz yang merupakan anak Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar sering menjadi sorotan karena kecerdasan dan kepribadiannya yang baik.
Perceraian Galih Ginanjar dan Fairuz A Rafiq memang sempat menuai sorotan. Setelah perceraian hubungan keduanya masih memang diwarnai masalah tentang hak asuh serta kontroversi lain, termasuk kasus Ikan Asin.
Tak hanya kasus Ikan Asin, berikut sederet kontroversi yang pernah melibatkan Galih Ginanjar. Apa saja? Yuk simak penjelasannya.
1. Tak Akui King Faaz Sebagai Anak
Sewaktu King Faaz masih kecil, Galih Ginanjar diketahui sama sekali tak pedulikan sang anak. Ia bahkan sampai minta tes DNA karena tak yakin bahwa King Faaz merupakan anak kandungnya. Kini Galih Ginanjar mengaku menyesal karena pernah tak mengakui King Faaz sebagai anaknya.
2. Dilarang Bertemu King Faaz
Selain tak mengakui darah dagingnya sendiri, Galih Ginanjar juga pernah mengaku dilarang bertemu sang anak. Padahal Fairuz A Rafiq tidak pernah melarang King Faaz bertemu dengan ayah kandungnya.
3. King Faaz Enggan Dengar Namanya
Menurut Fairuz, dirinya tidak pernah sekalipun melarang sang anak bertemu dengan ayah kandungnya. Istri Sonny Septian itu menyebut tidak ada usaha dari Galih, serta King Faaz yang kabarnya menolak bertemu.
Baca Juga: King Faaz Tak Pernah Merasa Tampan, Denny Sumargo Syok: Dewasa Banget
Meski sang ibu tak pernah menjelekkan sang ayah, namun King Faaz bahkan enggan mendengar nama Galih Ginanjar disebut.
4. Kontroversi 'Ikan Asin' hingga Dipenjara
Video lawas Galih Ginanjar yang diduga meledek Fairuz A Rafiq kembali viral. Dalam cuplikan video tersebut, Galih diduga menghina organ intim mantan istrinya yang aromanya disamakan dengan ikan asin.
Dampak dari kontroversi ini, hubungannya dengan King Faaz menjadi semakin tak harmonis. Dulu Fairuz bahkan sampai melaporkan Galih Ginanjar dengan pasal pencemaran nama baik hingga Galih masuk penjara. Warganet pun ikut berkomentar mengenai perkataan Galih Ginanjar yang dinilai tidak pantas.
5. Menikah Siri dengan Barbie Kumalasari
Beberapa bulan setelah perceraiannya dengan Fairuz, Galih Ginanjar menikah Siri dengan Barbie Kumalasari. Setelah hubungan mereka kandas, keduanya dikabarkan diam-diam masih menjalin hubungan.
Tag
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Keluarga Geram, Laporkan Akun yang Sebar Hoaks Cerai Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
-
King Faaz Mulai Dicecar Pertanyaan Soal Perpisahan Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
-
Hoaks Cerai Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq Ditonton Jutaan Kali, Elma Theana: Ada Dendam Apa?
-
Gosip Cerai Fairuz A. Rafiq Dibantah, Candaan Ivan Gunawan Malah Bikin Salah Paham
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM