SuaraBogor.id - Publik dihebohkan dengan kabar bahwa Ustaz Abdul Somad atau ustaz kondang tanah air yang mengaku dideportasi hingga di penjara dalam ruangan 1 x 2 meter oleh Singapura.
Hal itu bahkan dikemukakan sendiri oleh UAS melalui postingan akun Instagram dengan menyertakan foto dan video dirinya di dalam sebuah ruangan berlatar putih berukuran 1 x 2 meter dengan teralis bak jeruji besi.
UAS terlihat mengenakan busana muslim lengkap dengan masker dan topi.
"UAS di ruang 1 x 2 meter seperti penjara di Imigrasi sebelum dideportasi dari Singapura," tulisnya.
Kabar ini pun mengagetkan banyak pihak.
Ustadz Abdul Somad ialah pendakwah tenar yang dikenal cerdas dan memiliki pemikiran tak diduga. Lulusan Universitas Al Azhar Mesir tersebut juga kerap menuai kontroversi sepanjang karir hidupnya.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa kontroversi Abdul Somad mulai dari dilaporkan atas dakwah yang disampaikan hingga dideportasi oleh Singapura.
1. Dilaporkan Akibat Dakwah
Jagad maya pernah digegerkan dengan beredarnya video potongan dakwah dari UAS yang menyinggung soal Salib. UAS menyebut bahwa Salib merupakan jin kafir.
Hal itu terungkap saat dirinya menjawab pertanyaan soal Salib dari salah satu jamaah. UAS mengatakan bahwa didalam salib terdapat jin kafir.
Sontak pernyataannya tersebut dinilai menistakan agama yang berujung pada dilaporkannya dirinya oleh kelompok masyarakat dan tokoh agama setempat ke Mabes Polri.
2. Ditolak Ceramah
Pada penghujung 2017 silam, UAS bahkan juga pernah ditolak Ceramah di beberapa tempat salah satunya di Bali. Penolakan di Bali adalah buntut dari pernyataan UAS yang dinilai menyinggung agama lain. Aksi penolakan tersebut berupa unjuk rasa.
Kemudian UAS juga pernah ditolak melakukan ceramah di Hongkong masih ditahun yang sama.
3. Isu Perselingkuhan
Tag
Berita Terkait
-
Pertanyakan Tindakan Singapura Deportasi UAS, Komisi I DPR: Jangan sampai Ada Alasan Like and Dislike
-
KBRI Sebut UAS Bukan Dideportasi dari Singapura tapi Izin Masuknya Ditolak
-
Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Kemenkumham RI Masih Telusuri Penyebabnya
-
Klaim Monitor soal UAS Dideportasi Singapura, Polri: Tapi Itu Bukan Domain Kami
-
Desak Pemerintah Panggil Dubes Singapura Kasus Deportasi UAS, Anggota Komisi VIII: Ini Pelecehan Bagi Indonesia!
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Cekcok Iuran Sampah Berujung Penganiayaan, Polisi Ringkus Pelaku Pemukulan Pedagang Sayur
-
Anggaran Bencana Bogor Besar, Tapi Mitigasi Dipertanyakan
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan