SuaraBogor.id - Kabar mengejutkan datang dari RANS Cilegon FC. Klub milik Raffi Ahmad itu resmi mengganti nama menjadi RANS Nusantara FC.
Hal itu diungkapkan Direktur Operasional RANS Nusantara FC Darius Sianthrya kongres Biasa PSSI di Bandung, Jawa Barat.
Menurutnya, perubahan nama timnya dari RANS Cilegon FC ke RANS Nusantara FC dilakukan demi memperluas basis suporter.
“Namanya, kan, RANS Nusantara. Artinya kami ingin menggaet para suporter dari Indonesia, baik itu fan Raffi Ahmad (pesohor yang juga salah satu pemilik klub-red), pencinta sepak bola Cilegon dan Indonesia. Jadi visinya ke sana,” kata Darius.
Menurut pria berusia 37 tahun itu, perubahan nama klub RANS tidak serta-merta menghilangkan jejak Cilegon dan Provinsi Banten di dalam tim.
RANS, disebut Darius, tetap tidak bisa dilepaskan dari Cilegon yang merupakan “akar” klub. RANS Nusantara FC akan terus menjadi perwakilan Banten di persepakbolaan nasional.
“Kami dari awal selalu mengatakan bahwa akarnya RANS Cilegon yang kini berubah menjadi RANS Nusantara itu tetap dari Banten. Klub akan menjadi representasi Provinsi Banten dalam jangka panjang,” tutur Darius.
Hal yang tampak jelas akan berbeda akibat pergantian nama klub tersebut, dia melanjutkan, adalah logo klub.
“Logo masih akan berwarna ungu tetapi akan berganti meski perubahannya cuma sedikit. Peluncurannya nanti menunggu pramusim selesai,” kata dia.
Baca Juga: Lubang Misterius Muncul di Lahan Sawah Warga Bandung Barat: Keluarkan Suara Gemuruh
Kongres Biasa PSSI 2022 di Bandung pada Senin (30/5) mengesahkan perubahan beberapa klub termasuk tim-tim Liga 1 seperti RANS Cilegon FC.
Total, ada 22 tim dari Liga 1 sampai Liga 3 yang melakukan perubahan nama klub.
Rinciannya, dari Liga 1 ada empat klub yaitu Martapura Dewa United yang menjadi Dewa United FC, lalu Borneo FC berubah nama menjadi Borneo FC Samarinda, Tira Persikabo menjadi Persikabo 1973 serta Rans Cilegon FC menjadi Rans Nusantara FC.
Kemudian, dari Liga 2, klub Putra Safin Grup—yang sempat dikenal sebagai AHHA PS Pati—berubah nama menjadi FC Bekasi City. Akan tetapi, domisili klub tersebut masih di Pati.
Terakhir, ada 17 tim Liga 3 yang berganti nama. Mereka adalah Spektra FC menjadi Spektra Trisula FC, Persiwaka FC menjadi Putra Way Kanan FC, Bintang Junior FC menjadi Internazionale Banten, Laskar Muda FC menjadi Taruma FC, Persebam FC menjadi Depok City FC dan Carsurin Tribins FC menjadi R2B Legend FC.
Selanjutnya Kabomania FC menjadi Kabomania Cimahi Putra FC, Putra Surya Magetan Connection menjadi Safin Pati PC, Mataram Utama FC menjadi Nusantara United FC, Cahaya Muda Pamekasan menjadi Cahaya Madura Muda, Putra Jombang menjadi Putra Delta Sidoarjo, Persema 1953 menjadi AFA Syailendra, Sumbersari FC menjadi NZR Sumbersari, Babel United, PS Bone Bolango menjadi Bonebol FC, PS Pahuwato menjadi PSP Pahuwato dan Persitoli FC menjadi Toli FC. [Antara]
Berita Terkait
-
Lubang Misterius Muncul di Lahan Sawah Warga Bandung Barat: Keluarkan Suara Gemuruh
-
Soal Ketua PCNU Kota Cirebon Jadi Saksi Kasus Hoaks Ceramah Habib Bahar Smith, Jaksa: Ini Saksi Fakta
-
Tidak Ada di Lokasi Acara Ceramah Habib Bahar, Ketua PCNU Kota Cirebon Mustofa Rajid Jadi Saksi, Kok Bisa?
-
Bintang Emon Trending Gegara Singgung Ketua PSSI, Ernest Prakasa: Respect!
-
Dukung Sandiaga Uno Maju Pilpres 2024, Ini Harapan Emak-emak UKM Bandung
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja