SuaraBogor.id - Presiden Joko Widodo sesekali terlihat meggerakkan kepala dan kakinya mengikuti irama lagu saat menonton Konser Kebangsaan yang menghadirkan grup musik Slank dan Kla Project di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu malam (1/6/2022).
Preiden Jokowi menonton Konser Kebangsaan bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan ribuan msyarakat NTT. Konser digelar di Stadion Marilonga Ende.
Dengan mengenakan jaket berwarna merah berlogo G20, Jokowi hadir di stadion sekira pukul 21.25 WITA. Ia beserta Iriana menyapa masyarakat yang hadir, sembari berjalan memasuki Stadion Marilonga.
Mereka berdua menikmati alunan musik Slank. Saat Slank menyanyikan lagu terakhir dalam konser itu, Jokowi beranjak dari kursi menuju panggung utama untuk menyampaikan apresiasi atas penampilan mereka.
Baca Juga: Indonesia Bisa Dijajah Lagi oleh Bangsa Asing, Megawati Soekarnoputri Beberkan Penyebabnya
Ia juga menikmati penampilan dari Kla Project yang membawakan delapan lagunya. Ketika Katon Bagaskara menyanyikan lagu Tentang Kita, dia menuruni panggung dan bersalaman dengan Jokowi dan Iriana, yang juga turut larut dalam alunan lagu-lagu Kla Project.
Setelah penampilan akhir dari Kla Project, mereka berdua meninggalkan Stadion Marilonga.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menjalani hari ketiga kunjungan kerja di Nusa Tenggara Timur dengan meninjau pabrik pengolahan hasil panen tanaman sorgum di Kabupaten Sumba Timur, Kamis (2/6/2022).
Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, di tempat tersebut Presiden juga diagendakan untuk menanam sekaligus menyaksikan panen sorgum.
Selepas itu, Presiden akan beranjak menuju Pasar Inpres Matawai guna menyerahkan sejumlah bantuan sosial, antara lain Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang.
Pada siang harinya, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat RJ-85 melalui Bandara Umbu Mehang Kunda.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Kabupaten Sumba Timur antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, dan Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Setyo Budiyanto.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai