SuaraBogor.id - Bupati Cianjur Herman Suherman melepas ratusan jemaah calon haji asal daerahnya yang tergabung dalam kloter 16 yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Ratusan jemaah calon haji itu diberangkatkan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) daerah itu, Senin (13/6/2022).
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Cianjur Usep Muhamad Tammam mengatakan, sehari sebelumnya 404 jamaah calon haji dari berbagai kecamatan di Cianjur sudah berdatangan diantar pihak keluarga.
“Jamaah calon haji kloter 16 diberangkatkan Senin malam, sebagian besar berasal dari wilayah selatan, sehingga sehari sebelumnya mereka sudah menginap di asrama yang sudah disiapkan Kemenag Cianjur," katanya.
Ia menjelaskan banyak calon haji yang tertunda keberangkatannya, karena pembatasan umur dan kuota. Pihaknya akan mengupayakan dapat diberangkatkan pada tahun 2023, bahkan pihaknya akan berupaya untuk menambah jumlah kuota tahun depan melalui pemerintah pusat.
"Sedangkan untuk tahun ini, calon yang dapat berangkat hanya 629 orang dari kuota awal 1.361 orang. Ratusan calon haji tersebut terbagi dalam dua kloter," katanya.
Ia menambahkan saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan keberangkatan calon haji yang tertunda.“Kepastiannya nanti setelah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, dan kami menunggu keputusan pemerintah Arab Saudi,” katanya.
Bupati Cianjur Herman Suherman berharap calon haji yang berangkat diberikan kemudahan selama di Tanah Suci hingga kembali ke Cianjur menjadi haji yang mabrur.
Pihaknya meminta jamaah dapat menjaga kesehatan diri dan rombongan serta mendoakan kemajuan untuk Cianjur.
Baca Juga: Pesan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk Calon Haji Selama di Tanah Suci
"Untuk mereka yang berangkat semoga dimudahkan dalam keberangkatan sampai pulang dan menjadi haji mabrur. Kami juga mendoakan bagi yang belum bisa berangkat dapat disegerakan," ucapnya.
Berita Terkait
-
Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci
-
Kemenhaj ke PPIU: Jemaah Umrah yang Terdampak Penundaan Tidak Boleh Dibiarkan Tanpa Kepastian
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah
-
Cinta yang Tumbuh di Tanah Suci: Menyusuri Sabar dalam Asmara di Atas Haram
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor
-
Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib
-
Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka