SuaraBogor.id - Tokoh Muda Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin kembali mendapat dukungan dari buruh menjadi senator atau anggota DPD RI, kali ini Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPKEP-KSPI).
"Beliau kami dorong menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah mewakili Kabupaten Bogor. Siap dukung, kawan-kawan?" ujar Ketua DPC FSPKEP KSPI Kabupaten Bogor, Mujimin saat Musyawarah Cabang (Muscab) VII DPC FSPKEP KSPI Kabupaten Bogor, kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).
Dukungan tersebut disampaikan Mujimin saat Gus Udin yang merupakan Anggota Tim Percepatan Pembangunan Strategis (TPPS) Kabupaten Bogor menjadi narasumber dalam Muscab, membahas kondisi perekonomian di Bogor.
Mujimin menyebutkan, Gus Udin yang bertugas membantu Ade Yasin saat menjadi Bupati Bogor telah banyak memperjuangkan kaum buruh dalam hal regulasi.
"Kita sebagai masyarakat Bogor, selalu diberikan jalan dalam regulasi-regulasi saat beliau mendampingi Bu Ade Yasin memimpin Bogor. Walaupun belum bisa memuaskan semua buruh," tuturnya.
Momen pernyataan dukungan itu seketika disambut riuh tepuk tangan para peserta yang hadir. Gus Udin pun berterima kasih atas dukungan tersebut.
Pada kesempatan itu, Gus Udin mengingatkan bahwa kaum buruh memiliki kontribusi tinggi pada sektor perekonomian. Sehingga, pemerintah menilai bahwa kaum buruh merupakan penentu keberhasilan pembangunan.
"Jadi jangan hanya dilihat sebelah mata, terkadang buruh hanya di pandang faktor peningkat produksi, padahal kalau kita ingin melihat buruh adalah faktor penopang utama daripada ekonomi," kata Gus Udin.
Namun, menurutnya pandemi COVID-19 membuat angka pengangguran di Kabupaten Bogor melonjak menjadi 12,22 persen dari total 5,48 juta penduduk atau sekitar 480 ribu jiwa menganggur.
Baca Juga: Sejumlah Wilayah di Bogor Diterjang Banjir, Tangerang Jakarta Harus Waspada
"Jadi kita dari pemerintah terus berusaha menyiapkan lapangan pekerjaan agar bisa merekrut sejumlah pengangguran dari pada 12,22 persen itu," ujarnya yang juga merupakan salah satu dosen Ilmu Politik di Universitas Djuanda Bogor.
Berita Terkait
-
KSPI Sebut Badai PHK Gelombang kedua Berpotensi Terjadi, 50 Ribu Buruh Terancam
-
Perang Tarif AS Dimulai, Indonesia Terancam Jadi Tempat Sampah Produk Impor?
-
Angkot Dilarang ke Puncak saat Libur Lebaran 2025: Siap-Siap Cari Alternatif
-
Viral Arra Hina Buruh, Netizen Ungkap Gaji Besar Di Pabrik Bisa Capai 2 Digit!
-
Disinggung di Permintaan Maaf Orang Tua Arra, Benarkah Adab Harus Didahulukan Sebelum Ilmu?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai