SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Bogor bakal melakukan pemekaran dua wilayah setelah Pemilu 2024 atau Pilkada 2024 mendatang.
Pemekaran tersebut bakal menyisir dua wilayah yakni, Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Irwan Riyanto, mengatakan meski akan ada dua kecamatan baru, menurutnya tidak akan ada perubahan daerah pemilihan (dapil).
“Misal kalau dulu dapilnya Bogor Selatan, nanti dapilnya Bogor Selatan dan yang baru itu. Jadi nggak berubah,” katanya, mengutip dari Ayobogor -jaringan Suara.com, Selasa (19/7/2022).
Realisasi dari pemekaran wilayah baru dilakukan setelah Pemilu dan Pilkada lantaran berkaitan dengan anggaran.
Dimana diperkirakan akan banyak angagran yang tersedot berkaitan dengan Pemilu.
“Kisaran anggaran belum, kan nanti ada kajian teknis. Sudah nyangkut anggaran tuh, kira-kira berapa yang dibutuhkan,” tuturnya.
Ia menyebutkan, faktor pemekaran wilayah antara lain jumlah penduduk, luas wilayah, dan jumlah kelurahan yang tidak boleh berada di bawah lima kelurahan per kecamatan.
Hal ini pun akan disampaikan ke DPRD Kota Bogor, agar bisa segera di proses ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Pusat.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Setda Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menyebutkan pada Naskah Akademik (NA) yang sebelumnya telah dibuat sebagai pedoman Pemkot Bogor melakukan pemekaran wilayah dua kecamatan.
Baca Juga: Charly Van Houten Puji Zulkilfi Hasan: Magnet Memajukan Cirebon
Masing-masing kecamatan akan memiliki delapan kelurahan. Dimana saat ini baik Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Selaran memiliki 16 kelurahan.
Ia pun menegaskan jangan sampai pemekaran wilayah bisa menurunkan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di wilayah tersebut.
“Untuk itu perlu imbang Indeks Pembangunan Manusia di setiap kecamatan baik yang lama dan baru,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Charly Van Houten Puji Zulkilfi Hasan: Magnet Memajukan Cirebon
-
Strategi Iyeth Bustami Agar Dipilih Jadi Wakil Rakyat: Tidak Mau Umbar Janji Pilih Hibur Konstituen dengan Bernyanyi
-
Krisis Ekonomi di Depan Mata, Sandiaga Uno Ogah Pikirkan Pencalonan di Pilpres 2024
-
Kembali Terjun ke Dunia Politik, Penyanyi Iyeth Bustami Ogah Umbar Janji kepada Publik
-
Kalah di Pilkada Bengkalis, Iyeth Bustami Bakal Maju Calonkan DPR RI: Saya Tidak Kapok
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office