SuaraBogor.id - Dalam ajaran agama Islam, Allah SWT telah memberikan kemudahan bagi hamba-Nya untuk melaksanakan ibadah, termasuk dalam menjalankan salat.
Di antara kemudahan dalam salat adalah, jika ada yang belum bisa membaca atau menghafal sama sekali surat-surat Alquran, maka boleh untuk menggantikan surat Al Fatihah dengan zikir.
Namun, bukan berarti zikir bisa untuk menjadi pengganti sholat. Seperti yang dikutip dalam dakwah yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat yang dikutip pada unggahan video viral akun tiktok @kataustadz.co.
Dalam unggahan tersebut ia membacakan pertanyaan dari jamaahnya melalui secarik kertas. "Saya jarang salat kalau bekerja tapi saya sering berdzikir. Pertanyaan saya apakah zikir saya dapat pahala atau tidak?," kata Ustaz Adi Hidayat membacakan pertanyaan.
Ustaz Adi Hidayat pun menjelaskan jika yang dilakukan orang tersebut merupakan aliran menyimpang dari ajaran agama. Dimana ajaran tersebut diketahui sudah ada di Jawa sejak lama dan disebut dengan Abah Hyun.
"Jadi maksudnya, zikir tapi tidak salat. Baik, bagaimana statusnya. Kyai Haji Mohammad Hasyim Asy'ari pernah menilis 19 kitab. Kitab keduanya disebut dengan risalah ahlussunnah wal jamaah. Anda buka di halaman ke-11 paragraf yang ke-3 baris 1-3 paling kiri sebelah bawah," kata Ustaz Adi Hidayat menjawab pertanyaan.
"Aliran semacam ini sudah ada di Jawa tahun 1333 hijrah dikenal dengan abah hyun. Judulnya diberi bab pasal tentang datangnya aliran-aliran yang menyimpang di tanah Jawa penyebarannya dan tokoh-tokohnya," imbuhnya.
Ia pun menyebut Abah Hyun yang merasa hatinya bersih dengan berzikir. Ia pun merasa larangan dan perintah pun tidak berlaku lagi baginya.
"Di antaranya dikenal dengan abah hyun, siapa abah hyun itu? yaitu orang-orang yang berzikir dalam dirinya kemudian dia menyimpulkan hatinya telah merasa bersih, merasa tenang dan tidak berlaku lagi dia larangan dan perintah," jelasnya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Download MP3 TikTok? Ini Langkah Cepatnya
"Karena itu orang ini dia sudah merasa nggak usah sholat karena sholat itu bagian dari dzikir yang penting saya sudah bisa dzikir saya sudah salah sehingga dia mengatakan kalau orang masih salat, salat tu masih latihan karena orang kalau sudah shalat sudah dengan dengan Allah," imbuhnya.
Ia juga mengatakan jika orang yang menganut ajaran tersebut hanya dengan dzikir dan tanpa shalat akan merasa dirinya beriman dan tidak kafir.
"Dia memilih beriman, dia merasa beriman, dia tidak kafir yang penting dia dzikir, dia tidak salat. Kata Syekh Asih ini termasuk kepercayaan menyimpang aliran yang menyimpang dan dikenal kemudian aliran kebatinan," kata Ustaz Adi Hidayat menambahkan pernyataannya.
"Kebatinan itu dzikirnya cuman akhlak saja yang penting akhlak baik, dzikir dalam diri tidak usah salat. Maka yang seperti ini dianggap bertentangan dengan aliran-aliran atau dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Alquran dan sunnah Rasulullah SAW," pungkasnya.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!
-
Klarifikasi Video Viral, Betrand Peto Sebut Email Miliknya Diretas
-
Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat
-
Bolehkah Sholat Tanpa Menunggu Komat? Ini Hukumnya untuk Umat Muslim
-
Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Pertumbuhan UMKM dan Sport Tourism
-
Mutasi Polri: Kombes Pol. Adhitya Panji Anom Resmi Jabat Kapolresta Bogor Kota
-
Mudahkan Administrasi hingga Arisan, Aplikasi One Partner dan Tata Warga Resmi Mengudara
-
Progres Pembangunan Capai 84 Persen, DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis
-
Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan