SuaraBogor.id - Istri tidak punya otak, mungkin kalimat itu tepat ditunjukkan kepada seorang istri dari pria yang mencari nafkah berlayar tega melakukan perselingkuhan dengan pria lain.
Mirisnya, perselingkuhan itu terjadi saat suami sedang bekerja mencari nafkah untuk istri dan keluarganya viral di media sosial.
Video viral ini yang terlihat diunggah oleh akun Twitter @ndagels itu juga semakin menuai sorotan publik karena sang mertua lah yang memergoki perselingkuhan tersebut.
"Kepergok mertua, pasangan selingkuh di amankan warga di Pekalongan," ujar pemilik video, seperti dikutip dari SuaraJabar.id, Minggu (14/8/2022). "Padahal suami masih pergi melaut."
Video memang tak memperlihatkan detail penggerebekan pasangan yang berselingkuh tersebut. Hanya terlihat pria yang diduga pasangan selingkuh si istri sudah diikat oleh warga di dalam sebuah kamar.
Bukan hanya itu, terlihat bagian luar rumah sudah dipadati dengan banyak warga. Namun sosok istri yang tega berselingkuh itu sama sekali tidak diperlihatkan sampai akhir video.
Video tersebut tentu mendapat beragam reaksi warganet. Tak sedikit yang ikut merasa sakit hati lantaran perselingkuhan tersebut terjadi ketika sang suami berjuang sekaligus bertaruh nyawa untuk mencari nafkah.
"Sjw be like: ini mah salah si suaminya. Siapa suruh melaut fafifuwasweswos..." sindir warganet untuk sejumlah pihak yang beberapa kali masih membenarkan tindak perselingkuhan.
"Haduhhhhh, di rumah mertua lagi kek gitu nya? Kadang suka mikir, mereka yang ngelakuin hal kek gini tu punya pikiran sama malu gaksi?" ujar warganet.
Baca Juga: Alfamart Klarifikasi Kasus Ibu-Ibu Curi Coklat, Warganet: Sikat
"He deserve better, paling nanti ya cerai, dapetnya lakik yang gak kerja, emang tol**," komentar warganet.
"Mau laki-laki atau perempuan, ya kalau memang sifatnya suka seperti itu ya sudah. Tidak perlu dipertahankan lagi. Laki-laki dan perempuan yang suka selingkuh pun juga tidak sedikit," kata warganet lain.
"Orang-orang ngga tau diri begini waktu kecil dikasi makan apa sama ortunya?" imbuh warganet.
"Ya kali di rumah mertua. Kalo ga punya duit minimal punya otak lah," timpal yang lain dengan tidak kalah pedas.
Tips Mencegah Perselingkuhan
Kesetiaan merupakan salah satu hal paling penting dalam berumahtangga. Karena itulah, tindakan perselingkuhan memalukan sekaligus begitu menyakitkan bagi korbannya.
Tag
Berita Terkait
-
Alfamart Klarifikasi Kasus Ibu-Ibu Curi Coklat, Warganet: Sikat
-
Penampakan Batu Melingkar yang Diduga Bikin HP Tersambung ke Internet tanpa Kuota, Eks Kapolda Jabar Ikut Buka Suara
-
Video Viral Orang Angkat Motor Lewati Separator Busway saat Dihampiri Polisi, Malah Hancur
-
Viral, Video Seorang Jamaah Umrah Ini Bikin Amarah Publik Ikut Terpancing, Ternyata Wanita Berpura-pura Jadi Pria
-
Viral! Punya Pengaruh dan Berkesan, Mahasiswa KKN Ini Diantar Satu Kampung ke Bandara saat Perpisahan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025