SuaraBogor.id - Setelah pada laga perdana Timnas Indonesia U-19 unggul 4-0 atas Timor Leste. Timnas Indonesia U-19 bakal menghadapi Hong Kong pada laga keduanya, Jumat (16/9/2022) malam sekira pukul 20.00 WIB.
Terdapat beberapa sekenario Timnas Indonesia U-19 lolos ke putaran Final Piala Asia U-20 2023. Namun, tentunya hal tersebut dipastikan tidak akan mudah buat skuad Garuda Nusantara.
Pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia U-19 di kualifikasi Piala Asia U-20 2023 berjalan mulus. Mereka mampu menumbangkan Timor Leste 4-0. Indonesia kalah produktivitas gol dari Vietnam yang mengalahkan Hong Kong 5-1.
Ada beberapa skenario yang bisa dilakukan Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023. Peluang Timnas Indonesia pun cukup terbuka lebar.
Diketahui, ada sekira 16 tim yang bakal berlaga di Piala Asia U-20 2023 nanti. Jumlah ini sudah termasuk Uzbekistan yang menjadi tuan rumah.
10 grup akan lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 melalui tiket juara grup. Sedangkan, lima tiket kelolosan lainnya diperebutkan oleh runner-up terbaik dari masing-masing grup.
Untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 ada dua skenario supaya Timnas Indonesia U-19. Pertama Timnas Indonesia U-19 wajib menyapu bersih dua laga yang tersisa di penyisihan grup.
Jika Timnas Indonesia U-19 mampu mengalahkan Hong Kong dan Vietnam, Indonesia akan keluar sebagai juara Grup F.
Peluang tim asuhan Shin Tae-yong untuk tetap lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 juga masih terbuka, jika nantinya menduduki peringkat kedua
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Hong Kong, Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Malam Ini
Meski demikian, Timnas Indonesia U-19 harus bersaing memperebutkan lima tiket lolos dari jalur runner-up terbaik.
Untuk regulasi penentuan lima runner-up terbaik Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 terdapat penjelasan khusus.
Grup A-D berisikan lima tim. Sementara itu, Grup E-J ditempati empat tim. FIFA maupun Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) sudah menghitung sebelumnya. Demi asas keadilan, hasil tim yang finis di posisi dua Grup B-D kontra tim juru kunci tidak masuk hitungan.
Ada pengecualian di Grup A. Meski dihuni oleh lima tim, Arab Saudi, Uzbekistan, China, Myanmar, dan Maladewa, AFC tetap menghitung hanya ada 4 tim di grup itu.
Hal ini disebabkan karena hasil pertandingan Uzbekistan tidak masuk hitungan lantaran mereka berstatus sebagai tuan rumah Piala Asia U-20 2023.
Nah, untuk sementara posisi runner-up terbaik dipegang oleh Arab Saudi dari Grup A dengan 3 angka dan produktivitas 11 gol.
Berita Terkait
-
Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?
-
Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke
-
Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir