SuaraBogor.id - Kasus KDRT yang menimpa Lesti Kejora hingga menjadikan sang suami, Rizky billar menjadi tersangka masih menjadi perhatian publik.
Bahkan beberapa waktu lalu, viral video rekaman CCTV yang diduga terjadi di kediaman Lesti Kejora dan Rizky Billar beredar di media sosial.
Dalam video itu memperlihatkan detik-detik saat Rizky Billar yang mencoba melempar bola biliar kepada sang istri. Namun, untungnya lemparan bola biliar itu meleset karena Billar terpeleset.
Rizky Billar kemudian mengambil bola biliar itu dan melemparkannya ke kolam renang sembari meninggalkan Lesti Kejora.
Dikutip dari unggahan video akun TikTok @tre_tony21, menurut pakar telematika Abimanyu mengatakan, bila benda yang diambil oleh Rizky Billar tersebut belum tentu bola biliar seperti yang santer beredar.
"Yang model kayak gini, yang bener-bener akting itu hanya bisa dilakuin Jackie Chan. Kemudian kalau kita lihat, okey yang akan ditonjolkan adalah saat dia mengambil sesuatu, orang bilang mengambil bola biliar loh," katanya dalam video viral tersebut.
"Kalau saya telematika gak boleh ngomong gitu, kita bilang mengambil sesuatu karna kita belum intens terhadap layar tersebut, belum intens terhadap medianya untuk memperhatikan sebetulnya apa yang diambil," jelas Abimanyu menambahkan penjelasannya.
Abimanyu pun akhirnya membeberkan caranya untuk mengamati video yang beredar agar menemukan fakta dalam video tersebut.
"Jadi kita harus menganalisa jangan orang telematika ikut-ikutan ngomong. Kita harus memantau sampai mendetail kalau saya mau memastikan itu berarti filmnya saya slow motion, gambarnya saya deketin kita bisa di zoom lah ya, kemudian di pertajam akhirnya sampai kelihatan," paparnya.
Baca Juga: 8 Momen Lesti Kejora Bertemu Bebizie di Madinah, Tubuhnya Jadi Perhatian Warganet
Namun, Abimanyu juga menjelaskan dengan detail melalui gerakan yang dilihatnya dari rekaman CCTV yang terdapat di rumah pasangan artis itu dinilai bukanlah sebuah adegan rekayasa.
"Ada nih di sini, nah itu yang saya buletin. Itu kalau gambarnya jelas itu kelihatan, itu ada benda yang diambil, lihat tangannya gede tapi bendanya kecil, berwarna, berarti warnanya itu hanya sebagian dari bola, kalau warna sebagian yang diambil berarti bola nomor 9 ke atas, itu dipastikan," tuturnya.
"Setelah diambil kemudian dia ingin melempar dia kepleset dan tumbanglah dia, ini gerakan jatuhnya bukan gerakan lagi akting, rekayasa bahwa ini lagi syuting, ini gak, ini bener gerakan jatuh," ucap pakar telematika tersebut.
"Ini bukan akting karena waktu saat dia melakukan itu tidak ada flash yang menghadap ke dia padahal di sekitarnya itu ada banyak krunya dia. Saat dia jatuh istrinya tidak membantu, seorang istri dimana-mana kalau suaminya jatuh spontan langsung membantu," tanyanya.
"Kalau dia tidak membantu, apa? Pertama mungkin dia takut, kedua dia juga jaga-jaga, saya aja mau dilempar kenapa saya bantu, saya lagi ngeri nih orang pegang sesuatu," imbuhnya.
Unggahan itu mendapat berbagai respon dari netizen dan tak sedikit yang mendukung pernyataan dari pakar telematika tersebut.
Berita Terkait
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
-
13 Bank Bangkrut di 2026! Bos LPS Janji Duit Nasabah Balik 5 Hari, Yang Cair Hanya Rp2 M
-
Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?
-
Masih Ada BPR yang Akan Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam