SuaraBogor.id - Salah satu personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Bogor belakangan menjadi sorotan publik karena mambuka jalan untuk mobil ambulans dari Desa Tegal, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor yang terjebak kemacetan hendak menjemput Pasien penderita paru-paru di RSPG Cisarua. Ambulans itu diinformasikan bakal membawa pasien untuk dirujuk ke RS Marjuki Mahdi Bogor.
Anggota polantas tersebut pun kemudian mendapat pujian dari masyarakat karena videonya beredar di medsos dan grup WhatsApp karena aksi terpuji Aipda Okki Wahyu Setyo Aji.
Kasie Humas polres Bogor Iptu Desi Triana mengungkapkan, pada Jumat 21 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB Bripka Okki melaksanakan tugas Pengecekan kendaraan Ganjil-genap di Simpang Gadog.
Saat Bripka Okki mendengar suara mobil ambulans yang sedang antre di seputaran simpang Gadog. kemudian Aipda okki menghampiri dan menanyakan kepada supir tersebut.
“Setelah ditanyakan, ambulans tersebut akan menjemput pasien penderita paru-paru yang dirawat di RSPG Cisarua. Dikarenakan arus lalu lintas sedang padat, Bripka Okki dengan langsung mengawal ambulans tersebut ke RSPG Cisarua,” kata Iptu Desi kepada wartawan, Sabtu 22 Oktober 2022.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tegal Kecamatan Kemang bersyukur dan merasa terbantu saat hendak menjemput pasien penderita paru-paru di RSPG Cisarua Kabupaten Bogor. Polantas Polres Bogor buka jalan saat kondisi jalan di kawasan Puncak macet.
Aksi salah satu personel polantas yang belum diketahui namanya itu sempat direkam oleh petugas sosial Kecamatan Kemang dari mulai Gadog hingga Cisarua.
Dalam video tersebut petugas sosial yang berada di dalam mobil ambulans itu mengatakan bukti nyata seorang polisi memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
“Bukti nyata jiwa sosial pak polisi ini mengawal mobil ambulans untuk memberikan kelancaran akses jalan terimakasih pak polisi, pak polisi Polres Bogor,” ungkapnya dalam video yang beredar di grup perpesanan WhatsApp.
Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Plt Bupati Bogor: Saya Santri dari Kampung
Berita Terkait
-
Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya
-
Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal
-
Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah