SuaraBogor.id - Viral video yang beredar luas di media sosial terkait kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dilakukan suami kepada istrinya.
Dalam video tersebut terlihat seorang suami yang tega menganiaya istrinya dengan cara mencekik, menendang, membekap, melemparnya dengan kursi, hingga menginjaknya.
Kejadian miris ini sempat diabadikan oleh anaknya dan diunggah ulang oleh akun Instagram @ahmadsahroni88 (Ahmad Sahroni) yang merupakan anggota DPR RI.
“Ada yang tau dimana ya kejadian ini ? Mohon kiranya teman-teman saling info agar pak polisi segera mencari yang bersangkutan.” tulis Ahmad Sahroni dalam caption di akun Isntagram @ahmadsahroni88 yang dikutip Suara.com pada Rabu (16/11/2022).
Menurut informasi, kasus KDRT tersebut terjadi di Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pada video yang berdurasi 2 menit 13 detik itu memperlihatkan sang istri yang dianiaya dan sudah tak berdaya dengan perlakukan suaminya saat mengamuk.
Ibu yang menggunakan kaos abu-abu dalam video itu bahkan telah menggeram kesakitan dan meminta sang suami menyudahinya.
Namun permintaan itu tidak diindahkan, sehingga membuat anak-anaknya yang melihat menangis histeris dan teriak untuk memohon menyudahi kepada bapaknya.
Dari laporan yang tengah beredar, bahwa motif penganiayaan didasari karena sang istri diduga selingkuh dengan tetangganya.
Baca Juga: 'Mau ke Mana Lu, Nge-jablay?' Kronologi KDRT Suami Pukul Istri di Tangsel, Tuding Selingkuh
Bahkan sang istri juga menikah lagi dengan orang lain saat suami kerja banting tulang di Jakarta.
Menindaklanjuti video yang berdurasi 2 menit 13 detik itu, pihak kepolisian Sektor (Polsek) Cisauk langsung terjun ke lapangan untuk menangkap pelaku.
Tidak butuh waktu lama, pelaku langsung diringkus ke Polsek Cisauk, Tangerang Selatan.
Pelaku dijerat pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal dua tahun delapan bulan kurungan penjara.
Kontributor : Rifka
Berita Terkait
-
'Mau ke Mana Lu, Nge-jablay?' Kronologi KDRT Suami Pukul Istri di Tangsel, Tuding Selingkuh
-
Alasan Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Ngaku Alami KDRT Psikis
-
2 Alasan Anne Ratna Mustika Yakin Cerai dengan Dedi Mulyadi, Ada KDRT dan Soal Keuangan
-
Curiga Main Serong, Suami di Tangsel Pukul hingga Banting Istri
-
Pengen Lebih Baik, Ustaz Subki Akui Pernah Ngajak Lesti dan Billar Umrah Bareng, Tapi Responnya Malah Begini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga