SuaraBogor.id - Arab Saudi dan Jepang berhasil mempermalukan Argentina dan Jerman. Padahal, dua tim tersebut merupakan tim favorit juara Piala Dunia 2022.
Kekalahan Argentina dan Jerman disebut-sebut merupakan kutukan penalti. Pasalnya, keduanya sempat unggul, namun mengakhiri pertandingan dengan kekalahan yang cukup menyakitkan.
Menariknya lagi, dua tim kuat itu sama-sama dikalahkan oleh wakil Asia, Arab Saudi dan Jepang.
Argentina yang terlebih dahulu merasakannya. Melawan Arab Saudi Lusail Iconic Stadium pada Selasa (22/1), tim Tango unggul terlebih dahulu lewat gol Lionel Messi pada menit ke-10.
Unggul satu gol, Argentina pun leluasa untuk gempur pertahanan Arab Saudi. Tiga gol sempat dicetak Argentina setelah penalti Messi.
Sayang seribu sayang, tiga gol dari Lionel Messi dan Lautaro Martinez dianulir oleh wasit asal Slovenia, Slavko Vincic.
Pada babak kedua, Arab Saudi berbalik unggul. Dua gol mampu dicetak oleh Saleh Al-Shehri di menit ke-48 dan Salem Al-Dawsari. Arab Saudi pun berhasil meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2022.
Kutukan penalti di menit awal kembali dirasakan oleh Jerman pada hari ini, Rabu (23/11). Menghadapi Jepang, tim Panser sempat percaya diri dengan unggul terlebih dahulu di babak pertama.
Jerman mengakhiri babak pertama lewat penalti dari Ilkay Gundogan. Persis seperti pertandingan Argentina vs Arab Saudi, Jepang bangkit di babak kedua.
Baca Juga: Raffi Ahmad Heboh Saksikan Piala Dunia 2022 di Qatar Bareng Rafathar
Masuknya Ritsu Doan, pemain yang malang melintang di Bundesliga jadi momok bagi pertahanan Jerman. Hasilnya Ritsu Doan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menit ke-75.
Mental tim Panser berantakan. Petaka datang pada menit ke-83, gol dari Takuma Asano membawa tim Samurai Biru meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.
Fakta-faka menarik:
1. Arab Saudi menjadi tim Asia pertama yang mencetak lebih dari satu gol melawan Argentina dalam sejarah Piala Dunia
2. Arab Saudi jadi tim Asia pertama yang mampu kalahkan Argentina sejak turnamen Piala Dunia 1994.
3. Arab Saudi jadi tim pertama sejak 1958 yang mampu mengalahkan Argentina di Piala Dunia setelah tim Tango itu unggul terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana
-
Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian
-
IMSO ke-23 Digelar di Depok, 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika dan Sains
-
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi