SuaraBogor.id - Anggota DPRD Depok, Ikravany Hilman buka suara soal polemik rencana relokasi SDN Pondok Cina 1 yang hingga saat ini terus berlanjut.
Mengutip dari Depoktoday -jaringan Suara.com, saat ini para siswa SDN Pondok Cina 1 selama tiga pekan tidak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.
Bahkan, pada peringatan Hari Guru Nasional 2022, hari Jumat 25 November 2022, sejumlah siswa melangsungkan upacara bendera tanpa kehadiran guru mereka.
Belum jelasnya solusi terbaik yang diambil Pemkot Depok terkait polemik SDN Pondok Cina 1, kembali memantik reaksi keras .
Menurut Ikravany Hilman, polemik SDN Pondokcina 1 harus dicarikan formula terbaik agar para siswa dan orangtua mereka tidak merasa dirugikan.
"Sebentar lagi anak ujian maka saya usulkan agar mendesak pemkot supaya mereka ikut ujian, dimanapun mereka ujian perhatikan hak anak. Jangan sampai Depok jadi saksi punya wali kota yang saking kepala batunya, nggak mau ngalah sama sekali sama anak-anak. Harus kasih solusi ke anak-anak," tegas Ikravany.
Ia menjelaskan, Komisi D DPRD Depok sudah merekomendasikan Pemkot Depok untuk bernegosiasi dengan para pihak terkait dan mengingatkan juga agar hak anak jangan sampai dilanggar. "Mereka harus sekolah," tuturnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, peran Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, juga penting untuk menuntaskan permasalahan SDN Pondok Cina 1.
"Jadi, Ridwan Kamil enggak bisa wait and see saja, karena ini setiap hari waktu anak terbuang. Kenapa dia punya kekuatan? Loh ini kan akan dibangun menggunakan anggaran provinsi, walaupun jelas beliau bicara kalau pemkot mau minta apapun selama itu ada alokasinya kita akan kasih, tapi soal lahan harus disediakan," papar Ikravany Hilman.
Baca Juga: Datang ke Kota Bekasi, Ridwan Kamil Kasih Tanda Ini Saat Disinggung Gabung Partai Golkar
"Nah kalau sekarang ada masalah, yasudah selesaikan dulu masalahnya. Artinya, kalau nggak selesai bisa ditunda atau dibatalin sama sekali. Nah ini yang perlu segera, yasudah tunda dulu lah," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa