SuaraBogor.id - Viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan kondisi gerbong KRL dari Bogor yang kemasukan air akibat hujan deras pada sore ini, Minggu (21/5).
Pada video yang dibagikan akun Instagram @bogorinfo, terlihat akibat genangan air tersebut, sejumlah penumpang di dalam gerbong KRL mengangkat kaki.
"Min, 21 Mei. Hujan deras wilayah Bogor dan Sekitarnya hingga air masuk ke dalam KRL Stasiun Bogor," tulis caption pada judul video tersebut.
Air di dalam gerbong KRL Bogor tersebut memang terlihat tidak terlalu tinggi, namun kondisi ini membuat banyak pihak khawatir.
Baca Juga: Viral Penampakan Banjir di Dalam Gerbong KRL Bogor, Netizen: Lho lho lho Gak Bahaya Ta?
"Gak bahaya listrik ya kalau kayak gitu?" tulis salah satu akun Instagram.
Sementara itu, pihak PT KCI memberikan penjelasan terkait video viral tersebut. Menurut humas PT KCI kepada awak media, kondisi cuaca hari ini memang dengan intensitas hujan lebat.
"Menanggapi video viral di media sosial yang mana terlihat genangan air yang masuk di dalam commuter line. Dengan kondisi cuaca hari ini di mana intensitas curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang di wilayah Jabodetabek," kata Manajer Humas PT KCI, Leza Arlan.
Dijelaskan oleh Leza bahwa air yang masuk ke dalam gerbong adalah air hujan yang masuk melalui pintu masuk saat kereta berhenti di sejumlah stasiun.
"Dapat kami sampaikan bahwa air yang ada di dalam kereta tersebut merupakan air hujan yang masuk melalui pintu pada saat kereta berhenti di stasiun. Kejadian hari ini Minggu (21/5) pada sore hari di lintas Bogor, yang mana sore tadi perjalanan Commuter Line dari Stasiun Bogor sampai Depok hujan turun lebat disertai angin kencang," jelasnya.
Baca Juga: Fenomena Lautan Manusia Penuhi Stasiun KRL Bogor Sore Ini, sampai Luber ke Jalur Rel Kereta!
Berita Terkait
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Ngaku Satu Grup Arisan dengan Lisa Mariana, Netizen Ini Ungkap Fakta Mengejutkan Begini
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
-
Dipermak Nottingham Forest, Statistik Ruben Amorim Bersama MU Memprihatinkan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman