SuaraBogor.id - Panasnya pencalonan Presiden untuk 2024 mendatang nampaknya tidak sampai terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pasalnya, para pimpinan DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor baru saja melakukan pertemuan dengan pentolan Partai Gerindra di Bumi Tegar Beriman yakni Iwan Setiawan.
Saat ini, DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor membuka peluang untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam menghadapi kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Hal itu terungkap saat Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor Friedrich M. Rumintjap menyambangi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Bogor, Jumat.
Friedrich bahkan hadir membawa rombongan dari DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, antara lain, Asep Wahyuwijaya, Taufik, dan Dondy Dwiguntia.
"Kami akan berkoordinasi, membicarakan ide-ide pembangunan Kabupaten Bogor pada masa yang akan datang," kata Friedrich.
Sementara itu, Asep Wahyuwijaya alias Kang AW mengatakan bahwa pertemuan tersebut untuk menciptakan kondusivitas dan membangun koalisi dalam ajang Pilbup Bogor 2024.
"Insyaallah setelah pemilihan anggota legislatif (piIeg) pada tanggal 14 Februari 2024, Fraksi Partai NasDem akan hadir di DPRD Kabupaten Bogor, lalu bersama-sama kami akan membangun komunikasi dengan Iwan Setiawan yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor untuk sama-sama membangun Kabupaten Bogor," kata Kang AW yang juga akan maju dalam Pemilu Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bogor.
Ia mengaku secara terbuka mendukung Iwan Setiawan yang 7 bulan mendatang akan habis masa baktinya sebagai kepala daerah di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Diusung Gerindra, Melly Goeslaw Ungkap Alasan Dirinya Maju ke Legislatif
"Kami mendukung beliau karena Bogor butuh orang baik. Semoga di sisa masa tugasnya beliau bisa membenahi macam persoalan dan menuntaskan tugasnya," kata Kang AW.
Menanggapi hal itu, Iwan Setiawan mengatakan bahwa sejauh ini baru Partai NasDem yang melakukan pertemuan politik dengan dirinya.
Ia mengaku sepakat untuk mewujudkan kondusivitas pada pemilu mendatang, baik pilpres, pileg, maupun pilkada.
"Setelah pilpres dan pileg aman dan damai, baru kami akan bicarakan lebih lanjut. Ke depan semoga kami bisa terus berkolaborasi," kata Iwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
PELOPOR BRI 2026 Jadi Wadah Penguatan Integritas dan Antikorupsi
-
Buntut Rumah Mewah di Lapas Cibinong, Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat
-
Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi