SuaraBogor.id - Pengobatan alternatif yang viral dilakukan di danau Kuari, Desa Tegalega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor ternyata dilakukan oleh seorang dukun terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menyebut, kejadian yang terjadi pada Kamis 13 Juli 2023 malam itu bermula saat keluarga hendak mengobati anaknya DV yang memiliki keterbelakangan mental ke seorang dukun, berinisial AN.
"Pada hari Senin 10 Juli 2023, M bapak dari DV datang ke rumah dukun AN dengan membawa dan menyerahkan uang sejumlah Rp2 juta untuk biaya berobat korban," kata Rio, Selasa 18 Juli 2023.
Kemudian, dukun itu menyampaikan bahwa pengobatan ODGJ tidak bisa dilakukan di rumahnya. Sang dukun menyarankan agar DV dimandikan di sebuah Kuari tidak jauh dari lokasi pengobatan.
Baca Juga: Ritual Maut Berendam di Danau Tewaskan Tiga Pasien, Ustaz di Bogor Ditahan Polisi
Keluarga pun mengikuti keinginan sang dukun untuk mandi di danau Kuari itu. Sekitar pukul 21.00 WIB Dukun AN beserta korban DV dan keluarganya pergi menuju Danau Kuari.
Setelah sampai di Danau Kuari, AN bersiap untuk melakukan ritual pengobatan alternatif dengan cara mengambil air danau dan membacakan doa-doa.
Usai melakukan ritual, sang dukun kemudian menyuruh DV ditemani dengan keluarganya untuk turun ke tepian danau Kuari, dan disirami Minyak Gondo Mayit di kepala DV.
"Harus disiram dengan minyak Gondo Mayit, dimasukan air ke sini (Gondo Mayit) kemudian disiram," paparnya.
Apesnya, saat prosesi penyiraman Minyak Gondo Mayit, DV terpeleset dan jatuh ke Kuari yang lebih dalam sampai tenggelam.
Baca Juga: Seperti Apa Tahapan Ritual Maut di Danau Kuari Bogor yang Tewaskan 3 Orang?
"Karena terpeleset atau almarhum Devi ini berontak sehingga terpelesek ke lubang yang lebih dalam," papar dia.
Berita Terkait
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai