SuaraBogor.id - Pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri, memutuskan untuk hanya menggunakan Andy Setyo sebagai satu-satunya pemain senior yang mengikuti ajang Asian Games 2023.
Sebagai informasi, Andy Setyo memang satu-satunya nama yang usianya sudah menginjak 25 tahun. Sementara itu, 21 pemain lainnya yang dipanggil Indra Sjafri di Asian Games 2023 termasuk pemain U-24.
Timnas Indonesia U-24 sebetulnya memang diizinkan untuk mendaftarkan tiga nama pemain senior pada Asian Games 2023. Namun, Indra Sjafri hanya menggunakan satu slot saja dengan mendaftarkan Andy Setyo.
Dengan demikian, pemain asal Persikabo 1973 itu menjadi satu-satunya pemain yang telah berusia di atas 24 tahun. Sebelumnya, ada beberapa opsi seperti Marc Klok dan Jordi Amat yang disebut-sebut bakal dipanggil.
Baca Juga: Cara Jitu Indra Sjafri Bisa Dapatkan Pemain Terbaik untuk Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2022
Sebagai pemain paling senior di Timnas Indonesia U-24, Andy tentunya punya beban yang lebih besar. Sebab, dia akan membimbing para pemain lainnya yang sebagian besar masih berusia muda di Asian Games 2023 ini.
Pemain bernama lengkap Andy Setyo Nugroho itu merupakan pesepak bola yang berasal dari Pati, Jawa Tengah. Dia tercatat lahir pada 16 September 1997. Saat ini, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu sudah berumur 25 tahun.
Andy Setyo tercatat mengawali kariernya di dunia sepak bola bersama tim junior Borneo FC. Bersama klub ternama asal Kalimantan itu, dia berlatih di level junior dari tahun 2015 hingga 2016.
Setelah itu, pada tahun 2016, dia bergabung bersama PS TNI. Di momen inilah, dia mengikuti pendidikan Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Baca Juga: Kenapa Cuma Andy Setyo Nugroho yang Dipilih Jadi Satu-satunya Pemain Senior di Asian Games 2022?
Pascalulus pendidikan, Andy ditempatkan di Kesatuan Yonif Mekanis 412/BES/6/2 Kostrad dengan Jabatan Danru 3/II/ Kompi B. Kiprahnya sebagai pesepak bola memang memuluskan langkahnya untuk berkarier di militer.
Sebab, dia pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri. Selain itu, dia juga pernah menjadi andalan pelatih Luis Milla saat menukangi Timnas Indonesia U-23 pada 2017-2018.
Di bawah asuhan Luis Milla, Andy sempat dibawa untuk mengikuti ajang Asian Games 2018. Dia juga sempat dibawa Indra Sjafri untuk SEA Games 2019. Salah satu momen terbaiknya ialah ketika menjuarai Piala AFF U-22 2019.
Saat itu, dia mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Artinya, Andy yang saat itu masih berpangkat Sersan Dua, baik satu strip jadi Sersan Satu.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
2 Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Absen Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Kehilangan 2 Pemain Jelang Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Andy Setyo Cedera di Laga Persija vs Persikabo, Batal Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
3 Aksi Tak Terpuji Hugo Samir, Terbaru Lancarkan Bogem Mentah ke Pemain Persib
-
Pemerintah Bakal Berikan Bonus Rumah ke Atlet Peraih Medali Asian Games 2023
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai