SuaraBogor.id - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie buka suara, kaitan Ketua LPM Kelurahan Gandul dan warga geruduk Kapel GBI Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Dia menantang kepada Pemkot Depok untuk tegas dalam menyikapi hal tersebut, pasalnya beribadah adalah hak setiap umat manusia.
"Mohon ketegasan pemkot Depok. Beribadah adalah hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi kita," katanya dikutip dari instagram pribadinya.
Sebelumnya, Setelah aksi penolakan Kapel GPI Cinere yang beralamat di Jalan Raya Bukit Cinere, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok. Polres Metro Depok telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan ibadah Minggu yang dilakukan (18/9) di Kapel GBI Cinere berjalan lancar.
Baca Juga: Dampingi Putrinya Wisuda, Wakil Presiden RI Berharap Jebolan UI Bisa Sebarkan Nama Baik Bangsa
"Alhamdulillah kegiatan bisa berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif walaupun masih dilaksanakan secara online gitu ya," kata Kombes Pol Ahmad Fuady
Namun demikian, untuk memastikan keamanan Kapel GBI Cinere, Polres Metro Depok juga menempatkan personelnya di sekitaran Kapel GBI Cinere guna memantau kegiatan ibadah disana.
"Pengamanan di lokasi ada. Kita tempatkan personel disekitar lokasi memantau kegiatan ibadah yang ada disana," tukas Kombes Pol Ahmad Fuady.
Dia menerangkan, jajaran Polres Metro Depok berkomitmen tidak boleh ada yang berupaya melakukan intimidasi, persekusi dan sebagainya.
"Silahkan seluruhnya ada prosedur, ada jalurnya masing-masing. Tidak boleh melakukan upaya-upaya kekerasan ataupun upaya-upaya lain," kata Kombes Pol Ahmad Fuady.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Gabung PSI, Ketum Kornas Jokowi Milenial: Itu Demokrasi, Sah-sah Saja
Selain itu, Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan sudah mengidentifikasi siapa saja yang mendatangi Kapel GBI Cinere.
Berita Terkait
-
Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Depok Bisa Dijerat UU Tipikor?
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Willie Salim Masak Besar di Depok, Kini Dibandingkan dengan Kasus Hilang Rendang di Palembang
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti