SuaraBogor.id - Kepala Bidang Logitsik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menyebut, bahwa ada 17 desa di Kabupaten Bogor diterjang bencana alam hujan badai.
Peristiwa hujan badai yang porak-porandakan belasan desa di Bogor itu terjadi pada Selasa 31 Oktober 2023.
Pihaknya mencatat sebanyak 17 desa di 4 Kecamatan terdampak angin kencang dan tanah longsor.
“Wilayah yang terdampak angin kencang yaitu ada di Kecamatan Ciomas, Dramaga, Sukaraja, dan Leuwisadeng,” katanya, dikutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com.
Adapun desa yang diterjang hujan badai di Kabupaten Bogor itu antara lain, di Kecamatan Ciomas meliputi Desa Ciomas, Ciomas Rahayu, Ciapus, Sukamakmur, Laladon, Padasuka, Mekarjaya, Pagelaran dan Sukaharja.
Kemudian di Kecamatan Dramaga meliputi, Desa Sirnasari, Sukawening, Sukadamai, Neglasari, dan Ciherang Pondok.
Selanjutnya di Kecamatan Sukaraja yaitu, Desa Pasir Jambu dan Cilebut Timur, terakhir di Kecamatan Leuwisadeng yakni Desa Sadeng.
Adam mengatakan, akibat peristiwa angin kencang tersebut sejumlah rumah rusak pada bagian atap dan dinding.
“Kebanyakan rusak pada bagian atap rumah dan juga dinding,” jelasnya.
Baca Juga: Tiba-tiba Mantan Kapolres Mundur, Calon Pj Bupati Bogor Diisi Tiga ASN, Siapa Saja?
Ia menambahkan, saat ini Tim Reaksi Cepat masih melakukan asesmen lanjutan untuk melengkapi data dampak bencana angin kencang secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Bogor.
“Bagi Wargi Bogor yang masih dalam keadaan darurat dan membutuhkan bantuan, segera hubungi call center BPBD 0812 1010 9002 untuk penanganan lebih cepat,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini
-
Tolak Aturan 20 Tahun! 6 Fakta Demo Ratusan Sopir Angkot Bogor di Balai Kota
-
Bahas 'Kesempatan Kedua', Habib Ja'far Ajak Nasabah CIMB Niaga Syariah Refleksi Diri di Layar Lebar
-
Angkot Tua Terancam Mati, Sopir Geruduk Balai Kota Bogor: Kalau Dimatikan, Anak Istri Mau Makan Apa