SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas di Dramaga Bogor, Jawa Barat, mulai hari ini, Senin (6/11/2023).
Rekayasa arus lalu lintas ini diberlakukan guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Dramaga setiap harinya.
Pada informasi rekayasa lalu lintas ini akan diinformasikan terkait pengalihan arus di beberapa titik lokasi, jalan yang akan ditutup serta ketentuan 2 lajur di jam tertentu.
Berikut ini info selengkapnya terkait rekayasa lalu lintas di Dramaga Bogor yang diterima Suarabogor.id dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor:
1. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai hari Senin, 6 November 2023 hingga waktu yang tak ditentukan.
2. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di sekitar Jalan Raya Dramaga.
3. Akan ditetapkan 2 lajur di Jalan Raya Dramaga, berikut informasinya:
- Pukul 06.00 s.d 08.00 WIB, prioritas dari Dramaga arah Kota Bogor diberlakukan 2 lajur menuju Kota Bogor, 1 lajur menuju Leuwiliang.
- Pukul 16.00 s.d 18.00 WIB, prioritas dari Dramaga arah Leuwiliang diberlakukan 2 lajur menuju Leuwiliang, 1 lajur menuju Kota Bogor.
Baca Juga: Rombongan Prabowo-Gibran Diprediksi Bikin Macet Jakarta Besok, Gerindra Minta Maaf ke Warga Ibu Kota
4. Dihimbau kepada Warga Bogor untuk semua kendaraan dari arah Leuwiliang yang ingin menggunakan JI. Lingkar Dramaga dan JI. Perwira wajib memutar pada SPBU Dramaga (seberang KFC Dramaga) karena ruas Jl. Raya Dramaga akan ditutup dengan barrier.
5. Semua kendaraan dari arah Kota Bogor, Ciomas, Jl. Lingkar Dramaga maupun JI. Perwira yang ingin menuju Jl. Lingkar Kampus IPB dan JI. Babakan Raya wajib memutar pada ujung median depan Gerbang Utama Kampus IPB University.
6. Mahasiswa/i IPB University diupayakan untuk memaksimalkan penggunaan kendaraan yang difasilitasi oleh kampus agar mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi di jalan.
7. Untuk pejalan kaki yang akan menyebrang pada ruas Jl. Raya Dramaga agar berkumpul terlebih dahulu (tidak perorangan) dan dibantu oleh petugas ketika menyebrang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor