Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:20 WIB
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD) (Pexels/Pixabay)

Untuk terus menekan angka penyebaran kasus DBD, Dinkes Kota Bogor saat ini sudah menerbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Peningkatan Kasus DBD pada musim penghujan pada tanggal 20 Januari 2024.

Kemudian, meminta agar meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sesuai Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dengan melaksanakan kegiatan pemberantasan nyamuk (PSN) secara mandiri satu minggu sekali.

“Pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti secara kimiawi dilakukan dengan melakukan kegiatan fogging atas indikasi, secara biologis dengan Biolarvasida (Bakteri Pemakan Jentik), dan secara fisika dengan PSN Aedes aegypti,” ungkap Sri Nowo Retno.

Kemudian, meningkatkan kecepatan diagnosis DBD dengan menggunakan NS-1 yang didistribusikan ke Puskesmas, penatalaksanaan penderita secara adekuat di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mencegah kematian.

Baca Juga: Bima Arya Pasang CCTV di Jembatan Otista untuk Cegah Vandalisme

“Kami juga melakukan penguatan sistem surveilans untuk deteksi dini, pencegahan dan pengendalian kasus serta KLB DBD,” kata dia.

Load More