SuaraBogor.id - DPC Partai Gerindra dan DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuka peluang untuk berkoalisi dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat.
Komunikasi kedua partai tersebut diawali agenda silaturahmi jajaran pengurus DPD Partai Golkar ke Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor di Cibinong, Jumat.
"Kita ingin sesuai arahan dari pusat, Koalisi Indonesia Maju (KIM) dibangun sampai bawah linear," ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan usai menerima kunjungan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.
Partai Gerindra Kabupaten Bogor dengan modal raihan 12 kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 bisa mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati sendiri di Pilkada 2024.
Namun, kata Iwan, Partai Gerindra memegang teguh prinsip Ketua Umum Prabowo Subianto yang menganggap partai pemenang tidak bisa berjalan sendiri, sehingga harus melibatkan partai lain.
"Bukan tidak percaya diri tapi berbagi dan kita di perintahkan untuk membangun komunikasi. Memang statemen Pak Prabowo harus bersama-sama, begitupun di Bogor," kata Iwan.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi di tempat yang sama mengungkapkan bahwa jajaran pengurus DPD Partai Golkar sedang masif berkomunikasi dengan partai politik menjelang Pilkada.
Ia menyebutkan, sebelum mengunjungi Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor, para jajaran pengurus DPD Partai Golkar juga telah berkunjung ke Sekretariat DPC PKB, DPC Partai Demokrat, DPD PKS, dan DPD Partai NasDem.
Wawan Hikal menjelaskan kunjungan ke sejumlah sekretariat partai politik di Kabupaten Bogor untuk mendaftarkan Wakil Ketua DPW Partai Golkar Ade Ruhandi alias Jaro Ade sebagai Bakal Calon Bupati Bogor.
"Kedatangan ke sejumlah partai politik untuk mensosialisasikan dan mendaftarkan Jaro Ade sebagai Cabup Bogor," kawa Wawan Hikal. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan
-
Presiden PKS: Nggak Bisa Elite Koalisi Permanen Sendiri, Harus Sama Rakyat
-
Habibie dan Etika Politik yang Hilang:Ketika Negara Menjadi Utang Politik
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
Demo Bulan Agustus Disebut Tidak Lahir dari Isu Tunggal, Tapi Akumulasi Ketidakpuasan Masyarakat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari