SuaraBogor.id - Salah satu mantan calon legislatif (Caleg) dari Partai PSI tertangkap basah saat melakukan pengrusakan baliho pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor urut 2, Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman.
Kejadian itu terungkap saat eks caleg PSI Dapil IV Kabupaten Bogor berinisial S itu merusak Baliho Bayu-Musya pada Sabtu sekitar pukul 03:34 WIB di Kampung Babakan, Desa Cinangneng, Tenjolaya, Bogor.
Ketua Pospera Kecamatan Tenjolaya, Andi memaparkan, kejadian itu bermula saat salah satu anggotanya melakukan ronda dan pengamanan di wilayah tersebut.
"Saat itu, anggota saya bernama Sopyan, melakukan ronda dan pengamanan, karena sebelumnya telah terjadi pembobolan warung di wilayah tersebut," jelas dia.
Baca Juga: Tuntaskan Orientasi, 50 Anggota DPRD Bogor Siap Jalankan Tugas
"Sekitar pukul 03:00 dini hari Sopyan mendengar seperti ada Baliho yang disobek, lantas beliau langsung mengejar pelaku pengrusakan dan langsung mengambil Kunci motor dari pelaku," lanjutnya.
Setelah diintrogasi, pelaku diketahui merupakan mantan caleg DPRD Kabupaten Bogor dari Partai PSI yang mencalonkan diri di Dapil IV.
"Ketika ditanya kenapa melakukan pengrusakan, pelaku menjawab bahwa Baliho tersebut ada di Kantor Desa Cinangneng kecamatan Tenjolaya. Padahal Baliho tersebut berada di seberang Kantor Desa Cinangneng, bukan di halaman atau tanah Milik pemerintahan," jelas dia.
Atas perbuatan tersebut, Andi mengaku akan melaporkan pelaku ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor dan pihak berwajib.
"Saya akan melaporkan kejadian tersebut baik kepada Bawaslu Kabupaten Bogor maupun pihak berwajib dan meminta untuk menindaklanjuti laporan kami," tegas dia.
Sementara, Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Mualim Daud mengaku, dirinya baru mengetahui kabar pengrusakan baliho lawan politiknya itu.
"Oh saya belum tau, sebenarnya kalau caleg PSI sudah selesai, sudah bubar. Ga ada kaitannya dengan PSI lagi dong," jelas dia.
"Saya belum tau persis (kader atau bukan), saya belum update. Kalau PSI kan santun, kalau ada yang merusak-merusak itu melanggar ya," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB