SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) nampaknya mulai sadar bahwa program bantuan keuangan infrastruktur desa bertajuk Samisade, saat ini banyak dijadikan alat politik di Pilkada 2024.
Terbukti, ada dua pasangan calon sama-sama ingin menaikkan besaran alokasi Samisade jika terpilih menjadi bupati Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun mendengar hal itu dan menganggapnya sebagai sesuatu hal yang positif, demi percepatan pembangunan di desa, termasuk pengentasan stunting, penanggulangan stunting dan menekan angga pengangguran.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah menjelaskan, untuk program Samisade tahun 2025, Pemkab Bogor tetap mengaku pada regulasi awal. Yaitu, setiap desa menerima paling besar Samisade Rp1 miliar.
"Untuk besarannya, kita akan bahas dengan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bogor pada minggu terakhir bulan November ini. Program yang digagas para calon (bupati) itu bagus, positif. Tapi tetap kita mengacu pada aturan awal yaitu maksimal Rp1 miliar," katanya, Jumat (15/11/2024).
Renaldi menegaskan, dalam mengalokasikan besaran Samisade 2025, Pemkab Bogor tetap menampung aspirasi dari kepala desa. Karena tidak menutup kemungkinan Samisade 2024 bisa digunakan untuk program sosial diluar infrastruktur.
"Maka itu kami tampung usulan dari kepala desa. Mungkim sajanada perubahan regulasi untuk mendanai program strategis nasional, seperti stunting, kemiskinan dan pengangguran," jelas Renaldi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
Terkini
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Hasil Operasi Maraton Juni-Agustus, Polres Bogor Musnahkan Sabu Hingga Jutaan Obat Terlarang
-
Pemkab Bogor Siapkan Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT
-
BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Flores NTT
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan