-
Anak anggota DPRD Bogor laporkan warga ke polisi setelah keributan di angkringan tak berizin Cileungsi.
-
Insiden dipicu teguran warga atas angkringan tak berizin yang bising, berujung adu mulut dengan anak anggota dewan.
-
Polisi masih mendalami laporan dugaan penganiayaan anak anggota DPRD; klaim pemukulan belum dapat dikonfirmasi.
SuaraBogor.id - Sebuah insiden di Cileungsi, Kabupaten Bogor, menarik perhatian publik setelah seorang anak anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi NasDem berinisial RA, melaporkan warga berinisial R ke polisi.
Laporan ini berawal dari kericuhan di sebuah angkringan tak berizin.
Berikut adalah 5 poin penting terkait kasus yang tengah didalami Polsek Cileungsi ini:
1. Laporan Polisi Dibuat Anak Anggota DPRD Usai Ditegur Warga
Anak anggota DPRD Kabupaten Bogor berinisial RA melaporkan warga berinisial R ke polisi pada Senin, 22 September 2025. Laporan ini bernomor LP/ B/ 61/ X/ 2025/ Polsek Cileungsi/ Polres Bogor/ Polda Jabar. Alasan laporan adalah dugaan penganiayaan setelah RA ditegur warga karena dianggap membuat bising.
2. Berawal dari Penggerebekan Angkringan Tak Berizin
Menurut Kanit Reskrim Polsek Cileungsi, IPTU Ari Badau, kejadian bermula dari penggerebekan warga terhadap sebuah angkringan tak berizin di Kampung Cipicung, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, pada malam 20 September 2025. Angkringan tersebut diduga sering menyalakan musik dengan volume keras hingga pagi hari, mengganggu kenyamanan warga.
3. RA Sedang Makan di Angkringan Saat Warga Datang Menegur
Saat warga, bersama RT, Kadus, dan RW, mendatangi angkringan untuk menegur, RA yang merupakan anak anggota dewan, kebetulan sedang makan di sana. Warga menegur pemilik angkringan karena sudah lama diingatkan namun tetap tidak mengindahkan.
Baca Juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Ada Apa di Bogor? Polres Gelar Patroli Skala Besar
4. Anak Anggota DPRD Menolak Pergi dan Terjadi Adu Mulut
RA tidak terima ditegur oleh warga. Ia menghampiri warga dan menolak untuk pergi dari lokasi angkringan, yang kemudian berujung pada adu selisih atau adu mulut. Situasi sempat memanas. Beruntung, salah satu warga yang menegur ternyata adalah paman dari RA. Warga tersebut (disebut "Gun") kemudian mengamankan RA untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, termasuk dugaan pemukulan.
5. Dugaan Penganiayaan Masih Didalami Polisi
Dari laporan RA, ia melaporkan warga atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Namun, polisi masih mendalami dugaan tersebut. "Nah, untuk dipukul engganya kan belum ada yang ngeliat ya. Cuman menurut keterangan si anak pada Dewan itu dipukul. Tapi keterangan masih, kita kan masih telusuri nih siapa yang mukul. Tapi menurut keterangan yang omnya belum ada yang ngeliat anak itu dipukul," jelas IPTU Ari Badau.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi NasDem berinisial RS (diduga orang tua RA) belum memberikan keterangan saat dihubungi.
Berita Terkait
-
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Ada Apa di Bogor? Polres Gelar Patroli Skala Besar
-
Anak Anggota DPRD Bogor Laporkan Warga ke Polsek Cileungsi, Fakta di Baliknya Mengejutkan!
-
Perangi Narkoba dan Hapus Permukiman Kumuh, DPRD Kota Bogor Sahkan Dua Perda
-
Penting! Ini 5 Titik ATM dan Minimarket 24 Jam di Jasinga yang Wajib Kamu Tahu
-
Pendaki Bogor Selamat Setelah Terperosok ke Jurang Gunung Burangrang Sedalam 531 Meter
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Infobank 500 Most Outstanding Women 2026: BRI Borong 3 Penghargaan Lewat Kepemimpinan Para Perempuan
-
Dorong Dampak Sosial dan Lingkungan, BRI Integrasikan Sustainable Finance ke Strategi Bisnis
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
-
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Jalur Puncak Bogor