- Pameran 75 artefak peninggalan Rasulullah SAW dan sahabat digelar di Laga Satria Pakansari, Bogor selama Ramadan.
- Koleksi langka mencakup rambut, janggut, darah bekam, pedang, hingga kiswah penutup makam Rasulullah SAW.
- Pameran yang dibuka gratis ini berlangsung mulai 20 Februari 2026 hingga 1 Syawal mendatang.
SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan di Kabupaten Bogor menjadi sangat istimewa dengan kehadiran pameran 75 artefak Rasulullah SAW dan para sahabat.
Juru Bicara dari Manajemen Artefak, Misbahul Anam Attijani mengonfirmasi keaslian dan detail koleksi langka ini yang dipamerkan di Laga Satria Pakansari, Cibinong, Bogor.
"Ini artefak Rasulullah, peninggalan Rasulullah dan sahabat serta keluarga," jelas Misbahul Anam kepada SuaraBogor, Jumat (20/2/2026).
Meskipun ada sedikit perbedaan jumlah total Bupati Rudy Susmanto menyebut 72, sementara manajemen menghitung 75, ia menduga beberapa mungkin belum dipajang.
"Yang 50 itu punya kita, yang sisanya itu punya pak bupati koleksi diturunin," katanya.
Intip Daftar Koleksi Bersejarah: Dari Rambut Hingga Busur Panah
Pameran artefak di Bogor ini menyajikan berbagai benda bersejarah yang sangat berharga dan otentik. Misbahul Anam menyebutkan jenis-jenis artefak yang dipamerkan:
- Rambut Rasulullah SAW
- Janggut
- Ekstrak keringat
- Darah bekam
- Pedang
- Tongkat
- Cambuk
- Cawan tempat minum
- Sijil
- Kunci Ka'bah
- Kiswah penutup makam Rasulullah ada dua bagian atas dan bawah
- Kiswah Ka'bah dua bagian dalam dan luar
"Kalau antum cek ada keterangan, ini dari Turki, ini punya Madinah. Jadi bukan punya kita, kita kan minjem," ungkapnya.
Ada cerita menarik di balik koleksi ini. Misbahul Anam Attijani mengungkapkan, bahwa awal mulanya peninggalan nabi dan para sahabatnya ini akan dibeli oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada waktu itu.
Baca Juga: Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin Nusa Masih Misteri, Bea Cukai Bogor Disemprot Mahasiswa
"Jadi awalnya ini mau dibeli sama gubernur DKI waktu itu Pak Anies punya program membangun museum terbesar se-Asia, museum Islam ya. Itu tanahnya sudah ada, konon sudah pondasi, ini barang sudah dibawa, tinggal transaksi. Namun, proyek itu berantakan begitu pandemi Covid-19 melanda, dan MoU pun dibatalkan," jelasnya.
Pameran ini sudah dibuka mulai hari Jumat, (20/2/2026) dan akan berlangsung sampai 1 Syawal.
"Nah 2 Syawal-nya sudah tutup. Makanya full 1 bulan penuh, dan ini terlama sudah 415 kali pameran di seluruh Indonesia, ini ke 416, ini istimewa Bogor, karena pengunjung gratis yang lain itu pakai tiket," kata Misbahul Anam.
Berita Terkait
-
Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin Nusa Masih Misteri, Bea Cukai Bogor Disemprot Mahasiswa
-
Pertama di Bogor! Intip Koleksi 75 Artefak Rasulullah SAW di Pakansari, Terbuka untuk Umum
-
Dari Visum hingga Gelar Perkara, Begini Alur Penetapan Tersangka Oknum ASN yang Siksa ART di Bogor
-
Satu Tahun Pimpin Bogor, Duet Rudy Susmanto-Jaro Ade Raih Rapor Hijau 83,29 Persen
-
Oknum ASN BPK Resmi Jadi Tersangka KDRT Terhadap ART Yatim Piatu di Bogor!
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
-
DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
-
KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini