- Warga Desa Tarikolot menggerebek rumah kontrakan yang diduga menjadi lokasi pesta gay pada Kamis malam.
- Tiga pria diamankan tanpa busana oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lanjut.
- Ketiga pria bersama pemilik kontrakan akhirnya diusir dari desa berdasarkan kesepakatan warga setempat.
SuaraBogor.id - Warga Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mendadak gempar pada Kamis (30/7/2026) malam. Sebuah rumah kontrakan digerebek warga usai diduga menjadi lokasi pesta gay.
Dalam aksi penggerebekan sekitar pukul 20.00 WIB tersebut, tiga pria diamankan dan sempat diarak oleh warga sekitar.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, membenarkan insiden penggerebekan tersebut. Menurutnya, penggerebekan dilakukan setelah timbul kecurigaan dari warga sekitar terhadap aktivitas di dalam rumah kontrakan itu.
"Dugaan aksi gay dilakukan penggerebekan di rumah kontrakan. Ada tiga pria," ujar Eddy saat memberikan keterangan, Jumat (31/7/2026).
Eddy menjelaskan, saat warga masuk ke dalam rumah, ketiga pria tersebut didapati berada di dalam satu kamar tanpa mengenakan pakaian sama sekali. Ketiganya kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Eddy menjelaskan, penggerebekan dilakukan berawal dari kecurigaan warga yang melihat ada dua orang pria tak dikenal datang ke rumah IS atau pemilik kontrakan pada sore hari.
Namun hingga malam hari, dua orang pria tak dikenal itu tidak kunjung keluar hingga warga berinisiatif melakukan penggerebekan.
Penggerebekan itu, kata Eddy, dilakukan saat istri dan anak IS tidak ada di rumah tersebut.
“Ketika digerebek itu ketiganya ga pakai baju dan ketika ditanya bilangnya dua orang itu mau ngontrak di kontrakan yang dipunya pemilik rumah si IS,” ucapnya.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
Usai digerebek, ketiganya lalu dibawa oleh warga sekitar ke kantor desa setempat dan diminta untuk meningggalkan Desa Tarikolot.
“Sesuai kesepakatan, ketiganya diusir dan tidak boleh tinggal di Desa Tarikolot termasuk IS. Kalau untuk anak dan istrinya (IS) tetap tinggal di situ,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang