- Satlantas Polres Bogor menyelidiki kecelakaan maut antara Isuzu Elf dan Honda BR-V di Ciawi pada Rabu pagi.
- Tabrakan terjadi akibat Isuzu Elf diduga mengalami gagal fungsi rem di jalan menurun hingga terperosok ke sungai.
- Insiden tersebut menyebabkan pengemudi Isuzu Elf meninggal dunia di rumah sakit serta kerugian material Rp20 juta.
SuaraBogor.id - Satuan Lalu Lintas Polres Bogor tengah menyelidiki insiden kecelakaan maut antara Isuzu Elf dan Honda BR-V di kawasan Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu pagi. Peristiwa ini merenggut satu korban jiwa.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman menjelaskan, tabrakan terjadi di Jalan Raya Jenderal Hoegeng, Simpang Bendungan, Desa Bendungan, sekitar pukul 08.10 WIB.
Peristiwa berdarah ini melibatkan Isuzu Elf berplat D-7564-AQ yang dikemudikan S (71) serta Honda BR-V berplat F-1493-DZ yang dikemudikan HK (62).
"Dugaan awal menunjukkan kendaraan Elf mengalami gagal fungsi rem saat melaju di jalan menurun menuju arah Simpang Bendungan," jelas Ipda Ares.
Ia menjelaskan kendaraan Elf sebelumnya melaju dari arah Jalan Raya Pertanian menuju Simpang Bendungan dengan kondisi jalan lurus dan menurun.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan fungsi pengereman sehingga terus melaju dan menabrak bagian depan sebelah kiri Honda BR-V yang datang dari arah Gadog.
Setelah benturan tersebut, kendaraan Elf terus bergerak hingga menabrak tembok jembatan dan terperosok ke dalam sungai.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi Elf mengalami luka memar dan lebam pada bagian mata kanan, punggung, serta dada. Korban juga mengalami luka lecet pada pipi kanan.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD K.H. Idham Chalid Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan informasi terbaru, pengemudi Elf tersebut meninggal dunia di rumah sakit.
Baca Juga: Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Ares menyebutkan kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan hasil pendataan awal, kondisi cuaca saat kejadian cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi dan lancar. Dugaan kegagalan fungsi rem menjadi salah satu hal yang perlu dipastikan dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. [Antara].
Berita Terkait
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi
-
Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029
-
Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi