SuaraBogor.id - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat (Polda) Jabar, Kombes CH Patoppoi menyebut pihaknya telah melayangkan panggilan kedua kepada Habib Rizieq Shihab.
Pemanggilan terhadap pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu terkait acara di Megamendung, Kabupaten Bogor, 13 November lalu.
Acara tersebut diduga melanggar protokol kesehatan, di mana menyebabkan terjadinya kerumunan massa.
Polda Jabar melakukan pemanggilan kedua kepada Habib Rizieq Shihab setelah tak hadir pada panggilan pertama.
Sedianya Habib Rizieq dijadwalkan diperiksa Polda Jabar pada, Kamis (10/12/2020) kemarin.
Namun Habib Rizieq tak hadir memenuhi panggilan pertama Polda Jabar dengan alasan masih melakukan pemulihan kesehatan.
"Surat pemanggilan kedua (Rizieq Shihab) sudah dikirim," kata Patoppoi di Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip dari Antara, Jumat (11/12/2020).
Pemanggilan kedua Polda Jabar terhadap Habib Rizieq dijadwalkan pada, Senin (14/12/2020) pekan depan.
Sementara itu, apabila Habib Rizieq kembali tak hadir pada pekan depan, Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, pihaknya bakal terlebih dahulu mencari tahu alasannya.
Baca Juga: Komisi III ke Rizieq: Jangan Pakai Power Civil Society untuk Melawan Hukum
"Apakah sakit ataukah ada halangan lainnya, ya kita lihat dulu. Intinya, untuk ke depannya penyidik dari Polda Jabar akan melayangkan surat pemanggilan kedua," katanya.
Pekan depan, Polda Jabar juga berencana bakal melakukan pemeriksaan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei