SuaraBogor.id - Sebanyak 3 orang terbakar saat kompleks Masjid Atta'Awun Puncak Bogor kebakaran, Kamis (24/12/2020). Ketiga orang itu dilarikan ke rumah sakit.
Bangunan di Masjid Atta'Awun yang terbakar adalah sebuah kantin makanan. Kantin itu milik seorang warga Kampung Naringgul, RT01/17, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat hangus terbakar.
Bangunan kantin milik Pandi itu hangus terbakar pada pukul 07.00 WIB pagi tadi.
Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana membenarkan, kaitan sebuah bangunan kantin milik warga berlokasi di Masjid Atta'Awun Puncak Bogor terbakar.
"Iya benar, kejadiannya tadi pagi. Lebih jelas ke Damkar ya, soalnya sudah ditangani tadi," katanya saat dihubungi Suarabogor.id.
Dihubungi terpisah, Komandan Damkar Sektor Ciawi, Nendri mengatakan, kebakaran tersebut menyebabkan tiga orang luka-luka, langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Cimacan Cianjur, Jawa Barat.
"Ada tiga orang yang mengalami luka bakar, sudah dilarikan ke RS Cimacan Cianjur. Satu orang mengalami luka bakar di bagian kaki itu bernama Supriatna, dua lainnya luka bakar ringan bernama Rustandi dan Ita," katanya.
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut diakibatkan tabung gas disebuah bangunan kantin yang mengalami kebocoran.
"Dari keterangan warga dilokasi, sempat ada ledakan, soalnya pemilik kantin ini menyalakan kompor, membuat gas menyala dan kompor juga mengeluarkan api. Kejadiannya pada pukul 07.00 WIB tadi pagi," jelasnya.
Baca Juga: Nyesek! Sudah Rumah Terbakar, Simpanan Uang Rp 110 Juta Ikut Hangus Pula
Setelah mendapatkan laporan pada pukul 07.20 WIB, pihaknya langsung menerjunkan dua unit armada dengan anggota sebanyak tiga regu.
"Kami kerahkan dua unit mobil Damkar dengan anggota sebanyak tiga regu. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta," tutupnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana
-
Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup
-
Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak
-
Sebut Karhutla Kejahatan Kemanusiaan, Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Nakal
-
Rakyat Singapura Senang, Kualitas Udara di Sana Sedikit Membaik dari Asap Kebakaran Hutan Indonesia
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Pemberdayaan UMKM dan Aksi Hijau Warnai Kick-Off HUT ke-131 BRI
-
Dugaan Siswa SMPN 2 Cisarua Keracunan Susu UHT MBG, SPPG Buka Suara
-
BRI dan Pemerintah Perkuat Investasi Global, Dorong Ekonomi Lokal hingga UMKM
-
103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Bupati Bogor Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung
-
Sejumlah Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Usai Konsumsi Susu MBG