SuaraBogor.id - Pakar telematika Roy Suryo mengaluarkan analisa beberapa hal terkait video lagu Indonesia Raya dilecehkan diduga warga Malaysia. Salah satunya objek hinaan dalam lagu itu adalah Presiden Jokowi dan proklamator Soekarno.
Roy Suryo mengaku sudah melihat lebih detail video pelecehan yang viral itu, Roy Suryo menemukan petunjuk penting namun aneh pada detik ke-50.
Roy Suryo menilai hal itu bisa dijadikan petunjuk bagi penegak hukum untuk membekuk pelaku pelecehan Indonesia.
Roy mengatakan keanehan pada detik ke-50 itu bisa menjadi petunjuk darimana istilah yang diucapkan didapatkan. Dari situ, kata dia, penegak hukum akan lebih jelas dan mudah membekuk pelaku pelecehannya.
Selain keanehan pada detik ke-50, Roy Suryo pun menemukan ada keunikan pada video yang viral itu.
Kalau dicermati kebiasaan orang Malaysia menyindir Indonesia umumnya menggunakan sentimen sejarah masa lalu. Nah dalam video pelecehan baru-baru ini tersebut, pelaku bukan cuma menyinggung soal sejarah tapi juga melecehkan Presiden Jokowi.
“Yang menarik adalah pelecehannya menyangkut presiden kita sekarang. Ini agak unik, di detik 50 ada yang unik. Biasanya orang Malaysia kalau menyinggung Indonesia itu dikaitkan dengan sejarah, misalnya melecehkan Bung Karno, ada yang melecehkan Bung Hatta, jarang yang langsung menyangkut presiden. Zaman Bu Mega, Pak SBY, Pak Harto itu jarang kembali ke sejarah eh ini tiba-tiba kok menyangkut presiden sekarang,” ujar Roy Suryo di siaran tvOne.
Dari temuan yang unik dan aneh tersebut, Roy menjadi curiga dan menurutnya penegak hukum perlu melacak apakah memang pelakunya orang Indonesia yang bisa bahasa Malaysia atau orang Indonesia sendiri. Ataupula orang Malaysia yang paham di Indonesia.
“Dia (pelaku) maka agak aneh kalau kena, penyidikannya mendalam kenapa dia sampai melecehkan bukan hanya lambang, lagu kebangsan, tapi kenapa sampai presiden sekarang,” jelasnya.
Baca Juga: Heboh Parodi Lagu Indonesia Raya, Apa Hukuman Penghinaan Lagu Kebangsaan?
Sebuah video beredar di jejaring media sosial yang berisi penghinaan terhadap lagu nasional milik bangsa Indonesia, yakni ‘Indonesia Raya’. Bahkan selain lagu Indonesia Raya, ratusan juta rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo hingga Soekarno juga ikut dilecehkan.
Salah satu warganet yang mengunggah video penghinaan terhadap lagu Indonesia Raya ialah saluran YouTube Sultan Alvator dengan judul ‘Indonesia Raya with Instrumental & Lyrics Reupload dari channel Asean channel MY’
Terlihat dalam video berdurasi satu menit lebih ini, selain menghina lagu kebangsaan Indonesia Raya, dia juga melecehkan bendera merah putih dan lambang burung Garuda Pancasila.
Sayap gagah burung garuda yang menjadi lambang dasar negara kita diberi sebuah simbol penghinaan yakni kepala hewan babi. Kemudian semboyan Bhineka Tunggal Ika juga diubah menjadi ‘Indognesial Raya’
Di bagian sebelah kiri kanan burung garuda terdapat seorang wanita sedang membuang air kecil yang mengenai bendera merah putih.
Bahkan si pembuat video juga tak segan-segan mengganti lirik lagu Indonesia Raya dengan hinaan terhadap rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo, dan Bapak Pendiri Bangsa Indonesia, Soekarno.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
Wasekjen PSI Ibaratkan Jokowi Tanpa Piala Dunia, Menang Pemilu 2029 Jadi Penutup Karier
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Kalcer 2026 yang Bikin Kamu Stylish di Jalan, Lengkap dengan Harganya
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Babakanmadang Bogor, Pas Buat Healing dan Bikin Hati Adem
-
Pengguna BRImo Naik 18,9 Persen, BRI Percepat Transformasi Digital
-
Lepas Kepergian Eyang Meri Hoegeng di Bogor, Ahok: Bangsa Ini Tak Akan Kehabisan Orang Jujur
-
Ahok Berduka Dampingi Eyang Meri Hoegeng Berpulang, Kenang Pesan Jujur dan Berani demi Kebenaran