SuaraBogor.id - Nama Tan Malaka kerap dicatut dalam perbincangan masyarakat Indonesia baik secara offline maupun online.
Ia kerap dituduh sebagai sosok komunis. Terlepas dari itu, dalam banyak buku biografi Tan Malaka menuliskan fakta bagaimana perjuanganya agar Indonesia merdeka bersama Ir. Soekarno dan pejuang kemerdekaan lainnya.
Salah satunya dalam buku biografi 'Tan Malaka', karya Arif Rahman, diterbitkan Laksana tahun 2018, terdapat fakta-fakta menarik masa kecil Tan Malak yang jarang orang tahu.
Berikut 5 fakta menarik tentang Tan Malaka yang telah dirangkum.
1. Punya nama kecil Ibrahim
Kita mengenal Tan Malaka hanya dari gelarnya semata, namun ternyata lelaki kelahiran 1897 ini memiliki nama kecil Ibrahim. Tapi pada usia 16 tahun gelar 'Datuk Tan Malaka' didapatnya dalam upacara adat.
Alih-alih banyak orang memanggilnya Datuk yang identik dengan gelar semi bangsawan, lelaki itu lebih sering menyebut dirinya dengan panggilan Tan Malaka saja.
2. Pernah disebut Pangeran dari Malaka
Akibat gelarnya sebagai Datuk, yang menunjukkan garis keturunan semi bangsawan dari sang ibunda, Rangkayo Sinah sosok yang cukup disegani di desa karena berasal dari keluarga terpandang. Sedangkan ayahnya H.M. Rasad hanya seorang pegawai pertanian biasa.
Datuk yang diartikan pemimpin, penghulu atau kepala adat, akhirnya membuat ia jadi bahan candaan teman saat bersekolah di Haarlem, Belanda yang menyebut 'Pangeran dari Malaka'.
3. Jago Pencak Silat jurus kepiting
Sebagai lelaki kelahiran Minang, maka tidak lengkap bil tak pandai pencak silat, karena lazimnya 1 hingga 2 kali seminggu anak lelaki Minang akan berlatih pencak silat. Itu juga yang dilakukan Tan Malaka kecil, bahkan ia sempat mempraktikkan silatnya pada teman satu kosnya di Bussum, Belanda.
Baca Juga: Lebih dari 400.000 Orang Meninggal, ini 10 Fakta Menarik Lain Colosseum
Jurus kepiting dari pencak silat dipraktikan Tan Malaka saat mendapatkan serangan dari temannya, dan Tan membela diri dengan melakukan jurus tersebut, sampai akhirnya temannya tersebut benar-benar berperilaku baik kepadanya.
4. Suka tawuran antarkampung
Dialami banyak anak, termasuk Tan Malaka yang terkenal sebagai anak bandel. Perilaku ini membuatnya sering mendapatkan hukuman dari ibu dan gurunya. Saat ada perkelahian antar kampung, Tan acap kali bertindak sebagai jagoan atau pentolan memimpin perkelahian.
Tan juga dikenal sebagai sosok yang tidak kenal takut. Diceritakan pernah Tan yang tidak memiliki saudara perempuan itu meladeni tantangan senior berenang di sungan deras dan bergelombang, yang akhirnya membuat ia pingsan.
5. Tidak pernah menikah tapi nyaris bertunangan
Hingga akhir hayatnya, Tan Malaka tidak pernah menikah. Namun siapa sangka ia nyaris bertunangan dengan gadis pilihan keluarganya.
Tapi pertunangan digagalkan Tan lantaran, saat itu ia yang berusia 16 tahun dihadapkan pada 2 pilihan menerima gelar datuk atau ditunangkan, dan akhirnya ia memilih untuk menerima gelar datuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Rela Bayar Rp90 Juta Sehari Demi Buang Sampah, Ini 4 Fakta Manuver Pemkot Tangsel ke Cileungsi
-
4 Rekomendasi Pompa Angin Injak Terbaik Penyelamat Ban Kempes
-
3 Wisata Alam di Cibinong untuk Healing Singkat Akhir Pekan
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer