SuaraBogor.id - Tetangga tembak mati bapak dan anak karena punya dendam lama. Kedua keluarga yang saling bertetangga itu sudah tak harmonis sejak lama.
Sehingga kambing masuk rumah jadi alasan dan pemicu pembunuhan tersebut.
Hal tersebut terungkap setelah tim investagasi dikerahkan di daerah itu sebagai tindakan penangkapan para tersangka. Menurut keterangan salah satu polisi, SPK Venkat Ashok mengungkapkan ada perselisihan yang berlangsung lama antara kedua keluarga, di antaranya terkait jalan menuju kedua rumah mereka.
“Insiden yang terjadi pada Jumat diibaratkan menjadi bahan bakar untuk menyulut api. Kami sudah membentuk tim untuk menangkap terdakwa,” kata SP pada TOI.
Petugas dari kantor polisi Basoni Deepchand Dixit mengatakan kedua jenasah ayah dan anak tersbut telah dikirimkan ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.
Bapak dan anak ditembak mati tetangga karena kambingnya masuk rumah tetangga tanpa izin.
Kejadian tragis ini menggegerkan warga tempat keluarga Bheeka Singh tinggal. Lelaki berusia 50 tahun itu langsung tewas bersama anaknya yang berusia 20 tahun.
Bheeka Sigh dan anaknya ditembak Gyan Singh. Melansir Time of India, Selasa (26/1/2021), Insiden ini terjadi pada Jumat pekan lalu.
Sebelum menembak mati Bheeka Sigh, Gyan memukuli kambing itu dengan tongkat dahan pohon hingga patah.
Baca Juga: DOR! Bapak dan Anak Ditembak Mati Tetangga karena Kambing Masuk Rumah Orang
Aksi Gyan yang memukuli kambing itu menimbulkan pertengkaran sengit antara dua keluarga.
Sampai pukul 14.00 waktu setempat, Gyan menembak mati Bheekam dan Putranya Jitendra dengan menggunakan pistol.
Bapak dan anak ini dilaporkan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan setempat oleh polisi dan kemudian dirujuk ke rumah sakit di Agra. Namun nahas, keduanya meninggal dalam perjalanan.
Polisi telah mendakwa delapan orang berdasarkan pasal 302 atau pasal pembunuhan. Semuanya yang terlibat dalam insiden tersebut melarikan diri. Sementara senjata yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya, telah ditemukan.
Berita Terkait
-
Susu Kambing Pilihan Gaya Hidup Aktif Kembali Mengukir Prestasi Nasional
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro