Pebriansyah Ariefana
Senin, 15 Februari 2021 | 11:48 WIB
Siti Zainah, janda Cianjur hamil tanpa hubungan seks (Dok Youtube Wa Kucir Official)

Tanda-tanda kehamilan samar bisa saja terjadi karena rendahnya kadar hormon kehamilan atau hormon hCG. Hal ini mungkin terjadi karena keunikan genetik hingga kelainan kromosom pada janin.

2. Kelebihan berat badan hingga obesitas

Siti Zainah, janda di Cianjur yang mendadak melahirkan tanpa hamil. (Ayobandung.com)

Kenaikan berat badan bisa menjadi tanda umum kehamilan. Namun, wanita yang kelebihan berat badan, menderita obesitas, atau kerap mengalami naik-turun berat badan mungkin saja tidak menyadari tanda kehamilan ini.

Selain itu, wanita juga mungkin tidak sadar perutnya membesar karena kehamilan. Tergantung jenis tubuhnya, beberapa wanita bisa tidak tampak hamil hingga usia kandungannya 30 minggu.

Baca Juga: Janda Cianjur Hamil Tanpa Hubungan Seks, Eko Kuntadhi : 'Gak Mungkin'

3. Hasil testpack tidak tepat

Kondisi testpack yang buruk hingga kesalahan prosedur pemakaian testpack bisa membuat hasilnya kurang akurat, seperti negatif palsu. Bila uji testpack tidak diulang, ibu hamil bisa tidak mengetahui kondisinya.

Selain itu, hasil testpack negatif palsu juga bisa terjadi karena terlambat melakukan uji tersebut. Melakukan pemeriksaan kehamilan dengan testpack saat usia kandungan sudah mencapai 4 bulan dapat memberikan hasil negatif palsu, karena kadar hormon hCG dalam urine yang terlampau tinggi hingga tidak terdeteksi oleh alat testpack. Kondisi ini disebut “hook effect”.

4. Letak plasenta yang unik

Gerakan janin termasuk salah satu tanda kehamilan yang umum dirasakan. Gerakan ini biasa disadari saat usia kehamilan 18-20 minggu. Namun bila letak plasenta berada di sisi depan rahim, ibu hamil bisa saja tidak dapat merasakan gerakan janin, sehingga tidak menyadari kehamilan.

Baca Juga: Janda Cianjur Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Seks, BKKBN: Bukan Pertama Kali

5. Rendahnya kadar lemak tubuh dan kerap beraktivitas fisik berat

Load More