SuaraBogor.id - Warga Cianjur terpaksa kerja ilegal di luar negeri karena untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Mereka berbondong-bondong lebih memilih kerja di luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia.
Kurangnya lapangan pekerjaan di Jawa Barat ini juga menjadi faktor utama, hal itu terlihat adanya warga Cianjur yang nekat kerja ilegal di luar negeri.
Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan menuturkan, mereka lebih memilih kerja di luar negeri karena secara ekonomi begitu memprihatinkan.
“Saat kebutuhan ekonomi keluarga mendesak, di sisi lain penghasilan bekerja di luar negeri begitu besar,” kata Ali pada wartawan, Jumat (19/2/2021).
Di awal tahun ini, tambah Ali, berdasarkan data di Astakira Pembaharuan, terdapat dua pekerja migran asal Cianjur yang mengalami depresi sepulang dari Arab Saudi.
"Kedua PMI yang mengalami depresi sepulang dari Arab Saudi, sambung Ali, yaitu Siti Maeumanah warga Kecamatan Mande, dan Lilih warga Kecamatan Cibeber,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Roda Ekonomi Sempat Lumpuh Total, BRI Peduli Gercep Bangun Infrastruktur Vital di Cianjur
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
Mayoritas Gen Z dan Milenial Puas Kinerja Prabowo, Bagaimana dengan Lulusan Perguruan Tinggi?
-
Diambil dari Urban Legend Babakan Siliwangi, Budget The Doll Ghawiah Disebut Setara 3 Film Horor
-
Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
BRI KPR Berikan Diskon Properti di Summarecon Expo 2026 Untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Diisukan Gelar Pesta Ultah di Istana Bogor, Syahganda: Itu Jamuan PM Rusia
-
Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak
-
BRI Perluas Akses Keuangan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran